AI Diramal Bisa 'Hapus' Ribuan Pekerjaan IT Entry Level, Saatnya Banting Setir?

Ilustrasi aktivitas / bekerja.
Sumber :
  • vstory

Prediksi ini memberi harapan bahwa AI akan lebih banyak berperan sebagai alat bantu yang memberdayakan pekerja, memungkinkan mereka melakukan lebih banyak hal dan menciptakan jenis pekerjaan baru, daripada sekadar menggantikan peran manusia sepenuhnya.

img_title Buka Akses Teknologi, Puluhan Ribu Mahasiswa Lintas Jurusan Dibekali Ilmu Kuasai AI

Meskipun potensinya besar, implementasi AI masih menghadapi banyak tantangan. Gartner menyoroti bahwa 65 persen perusahaan saat ini justru merugi gara-gara investasi AI mereka. Hal ini menunjukkan bahwa tidak semua organisasi berhasil mengelola biaya dan memanfaatkan teknologi dengan efektif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, masyarakat umum juga masih skeptis. Dalam survei terhadap 5.410 orang Amerika yang dirilis Pew Research Center pada April, sebanyak 51 persen responden mengatakan mereka khawatir tentang AI. Kekhawatiran terbesar meliputi kehilangan pekerjaan, penyebaran deepfake, misinformasi, dan bias dalam sistem AI.

img_title Trump Larang Penggunaan Istilah AI, Diganti Jadi Super Intelligence

Ilustrasi Stres

Sering Stres Karena Pekerjaan? Ini Dampaknya Terhadap Kesehatan dan Produktivitas

Ketahanan diri tidak hanya berkaitan dengan kemampuan seseorang menghadapi beban pekerjaan. Kondisi fisik, kesehatan mental, hubungan sosial, hingga keamanan finansial.

img_title
VIVA.co.id
4 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut