UMKM Bisa Bangkrut Hanya Gara-gara Ini
- Dok. Kaspersky
Agentic AI
Sistem ini dapat otomatis menjalankan tugas-tugas rumit dengan sedikit campur tangan manusia dan secara adaptif dalam melakukan serangan. Ahli mengaitkannya dengan tindakan kejahatan berbasis informasi palsu.
Dalam satu kasus, penyerang membuat identitas palsu lengkap dengan CV dan profil media sosial untuk mendukung lamaran kerja bodong yang menargetkan perusahaan tertentu.
Meskipun serangan AI semakin canggih, kelemahan terbesar tetap berasal dari sisi manusia. Terbukti, 13 persen serangan social engineering berhasil karena karyawan mengabaikan peringatan keamanan yang muncul.
Di samping itu, kurangnya otentikasi berlapis dan pemberian hak akses yang terlalu luas kepada pengguna turut menyebabkan 10 persen kasus kebocoran data. Ini bukan soal satu solusi saja, tapi tentang membangun budaya keamanan yang berakar pada prinsip zero trust di mana setiap akses, aktivitas, dan seluruh komunikasi harus secara berkala diverifikasi.
"Kunci utamanya dengan menguasai teknologi terlebih dahulu, sehingga dapat efektif diimplementasi pada operasional bisnis. Sebab, teknologi AI kini mengubah keamanan siber dari sistem terpisah menjadi platform terpadu yang memberikan visibilitas menyeluruh dan perlindungan komprehensif untuk memperkuat kredibilitas bisnis," ungkap Adi Rusli, Country Manager Indonesia, Palo Alto Networks, Kamis, 11 September 2025.