Sinergi 2 Hal Ini Bisa Jadi Kunci Keberhasilan MBG, Begini Penjelasannya

Makan Bergizi Gratis
Sumber :
  • BRI

Jakarta, VIVA – Lembaga Administrasi Negara (LAN) menegaskan kombinasi antara kepemimpinan birokrasi yang kolaboratif dan regulasi yang kuat merupakan kunci keberhasilan program-program strategis nasional. Termasuk, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi prioritas Presiden Prabowo Subianto.

img_title BGN Targetkan Digitalisasi Belanja Seluruh Dapur MBG pada Januari 2027

Kepala LAN Muhammad Taufiq, menekankan bahwa pemimpin birokrasi harus mampu memecahkan sekat antar instansi (ego sektoral) dan menjadi motor kolaborasi menuju Indonesia Emas 2045. Ha itu ditegasaknya Dalam pelepasan peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan LXII di Jakarta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Di era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, dan Ambiguity), pemimpin birokrasi dituntut untuk adaptif dan visioner, mampu menghubungkan rasionalitas teknokratik dengan kebutuhan masyarakat. Serta memastikan birokrasi benar-benar berdampak,” ujar Muhammad Taufiq dikutup dari keterangannya Senin, 15 September 2025.

img_title BGN Suspend Khusus 6.097 Dapur MBG 'Nakal' Mulai 2 November, Ini Alasannya

Gedung Lembaga Administrasi Negara RI

Photo :
  • LAN

LAN menekankan bahwa regulasi yang kuat harus berjalan seiring dengan kepemimpinan birokrasi yang kolaboratif. Tanpa payung hukum, program MBG berpotensi menghadapi hambatan dalam implementasi. Sebaliknya, tanpa pemimpin yang visioner dan integritas tinggi, regulasi pun tidak akan optimal dijalankan.

img_title BGN Perluas Peluang UMKM jadi Pemasok Kebutuhan Dapur MBG Lewat Cara Ini

“ASN harus berani menjadi agen perubahan, memastikan kebijakan hadir untuk rakyat, dan membangun jejaring kolaboratif yang berkelanjutan,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Purwadi Arianto, menyampaikan bahwa kepemimpinan yang kuat lahir dari proses nyata, bukan sekadar teori. Pemimpin birokrasi, harus menjadi inisiator lintas sektor yang mampu menjaga arah perubahan.

Dalam Seminar Nasional dan Policy Brief Proper Expo yang diselenggarakan di ASN Corporate University, Selasa (10/9), peserta PKN I Angkatan LXII merekomendasikan agar Program MBG segera memiliki payung hukum undang-undang.

Rekomendasi ini lahir dari temuan di lapangan: kasus keracunan makanan, kesenjangan mutu gizi antar wilayah, lemahnya koordinasi, distribusi yang terlambat, hingga terbatasnya pelibatan UMKM lokal. Dengan regulasi yang kuat, seluruh instansi pemerintah diharapkan dapat bersinergi dalam pelaksanaan MBG secara efektif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lembaga Administrasi Negara (LAN)

Photo :

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, menyambut baik rekomendasi tersebut. “Ini adalah wujud nyata sinergi dan kontribusi peserta PKN LAN untuk memperkuat program strategis pemerintah,” ungkapnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut