Australia Kehilangan 5.400 Pekerjaan pada Agustus 2025, Pasar Kerja Auto Lesu?

Ilustrasi kota Sydney
Sumber :
  • pixabay/janeb13

Jakarta, VIVA – Pasar tenaga kerja Australia menunjukkan pelemahan pada Agustus 2025. Data resmi mencatat hilangnya 5.400 pekerjaan dibandingkan dengan bulan Juli. 

img_title 3 Laptop Bekas Rp1 Jutaan yang Worth It untuk Dibeli, Cocok untuk Kerja dan Bisnis

Meski begitu, tingkat pengangguran justru tetap stabil di angka 4,2 persen. Melansir dari Trading View, Kamis, 18 September 2025, kondisi ini terjadi karena tingkat partisipasi angkatan kerja turun tipis dari 67,0 persen menjadi 66,8 persen. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Artinya, lebih sedikit masyarakat yang masuk dalam hitungan tenaga kerja, karena tidak lagi aktif mencari pekerjaan. Faktor ini, membuat tingkat pengangguran tidak naik, meski jumlah pekerjaan berkurang.

img_title 7 HP yang Cocok untuk Pegawai Bank, Ini Fitur Wajib agar Kerja Lebih Lancar dan Aman

Secara sederhana, tingkat pengangguran dihitung dari persentase orang yang sedang mencari kerja dibanding total angkatan kerja. Sementara tingkat partisipasi adalah proporsi penduduk usia kerja yang bekerja atau aktif mencari kerja. 

Ilustrasi pengangguran.

Photo :
  • Freepik

img_title 3 HP Lawas yang Masih Nyaman untuk Kerja dan Hiburan, Harganya di Bawah Rp1 Jutaan!

Tingkat partisipasi yang menurun, membuat jumlah pencari kerja lebih sedikit, sehingga angka pengangguran tetap stabil.

Bagi ekonom dan Reserve Bank of Australia (RBA), data ini penting karena mencerminkan kondisi ekonomi. Stabilnya pengangguran memberi sinyal pasar tenaga kerja masih tangguh. 

Namun, turunnya partisipasi bisa jadi tanda peringatan jika tren ini berlanjut, sebab semakin banyak orang yang mundur dari pencarian kerja.

Sebelum data diumumkan, market memperkirakan tingkat pengangguran akan berada di 4,2 persen. Meski sesuai prediksi, kehilangan 5.400 pekerjaan dinilai mengecewakan.

Dampaknya, nilai tukar AUD/USD, turun setelah laporan ketenagakerjaan tersebut dirilis. Dengan kondisi ini, analis menilai pasar tenaga kerja Australia sedang berada di persimpangan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jika partisipasi terus menurun, maka  pertumbuhan ekonomi bisa tertekan dalam jangka menengah.

Ilustrasi kerja dari hobi

6 Kebiasaan Kerja Gen Z yang Sering Dikira Malas, Padahal Bikin Makin Produktif

Enam kebiasaan kerja Gen Z kerap dianggap malas oleh generasi lebih tua. Padahal, cara ini justru membantu menjaga produktivitas dan keseimbangan hidup.

img_title
VIVA.co.id
20 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut