PLN IP Tegaskan Transformasi Energi Tak Hanya Mengalir Lewat Kabel

PLN IP.
Sumber :
  • Dokumentasi PLN IP.

Jakarta, VIVA – PLN Indonesia Power (PLN IP) melalui Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Grati menegaskan, transformasi energi yang tidak hanya mengalir melalui kabel, tetapi juga melalui nilai-nilai kehidupan yang tumbuh di tengah masyarakat.

img_title Kemandirian Energi Nasional Dinilai Semakin Kuat dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Hal itu yang mendjadi dasar diluncurkannya program inovasi sosial bertajuk Ranu Lestari 2025. Sebuah inisiatif strategis yang menyatukan konservasi lingkungan, pemberdayaan masyarakat, dan pemulihan ekosistem Danau Ranu Grati.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Direktur Utama PLN IP, Bernadus Sudarmanta mengungkapkan, Danau Ranu Grati, yang membentang seluas 1.085 hektare, selama ini menjadi sumber penghidupan bagi ribuan warga di Kecamatan Grati dan Lekok.

img_title Sektor Pariwisata dan Proyek Energi Dinilai Dapat Berjalan Berdampingan

Namun, selama bertahun-tahun, danau ini menghadapi tekanan berat akibat pencemaran limbah, sedimentasi, dan penurunan kualitas air. Bahkan, satu jenis ikan endemik, ikan lempuk, terancam punah. Lebih dari 1.260 keramba jaring apung dan puluhan kelompok nelayan kini berada di ambang krisis.

Dengan teknologi solar cell, PLN IP UBP Grati menyediakan sumber daya energi untuk mengoperasikan aerator pada keramba UMKM binaan yaitu Pokdakan (Kelompok Budidaya Ikan) Mina Makmur

Photo :
  • Dok. PLN IP

img_title Demi Perluas Akses Listrik di Daerah 3T, Wamendagri Ribka Haluk Dorong Pemanfaatan Energi Terbarukan

Melalui program Ranu Lestari, PLN IP menghadirkan solusi berbasis ekonomi sirkular dan konservasi komunitas. Inovasi seperti barrier sampah dari 1,7 ton besi bekas dan styrofoam, pembangunan rumah eco enzym, serta keramba konservasi ikan lempuk menjadi tonggak perubahan.

Gerakan penuangan lebih dari 10 ton eco enzym ke danau dilakukan secara rutin untuk memperbaiki kualitas air, sementara lebih dari 7 ton sampah buah dan non-organik berhasil dikelola melalui rumah kompos dan bank sampah.

“Kami percaya bahwa energi sejati adalah energi yang menghidupkan. Ranu Lestari adalah bukti bahwa keberlanjutan bukan hanya soal teknologi, tetapi tentang bagaimana kita membangun masa depan bersama dari danau, dari desa, dari masyarakat,” tegas Bernadus dikutip dari keterangannya, Jumat, 19 September 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia mengungkapkan, lebih dari Rp170 juta dihasilkan dari budidaya ikan ramah lingkungan dan pengelolaan sampah. Sebanyak 32 orang tergabung dalam Pokja Eco Enzym, dan 420 warga aktif dalam gerakan peduli sampah. Tiga kelompok nelayan kini memiliki keterampilan baru dalam budidaya ikan campursari dan pengelolaan pakan mandiri.

Program inovasi sosial ini juga dihubungkan dengan program Taman Asuh Sayang Anak (Tamasya) di salah satu TPA Kab. Pasuruan bekerjasama dengan dinas pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, pengendalian penduduk, dan keluarga berencana (DP3AP2KB),

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut