Bos Microsoft Ketakutan Perusahannya Hancur Gara-gara AI

Satya Nadella, CEO Microsoft
Sumber :
  • https://people.com/

Untuk saat ini, Microsoft tetap berkomitmen dalam pengembangan AI. Awal tahun ini, perusahaan mengumumkan kembali rencana untuk mengalokasikan dana sebesar US$80 miliar atau setara Rp1.312 triliun untuk mendukung pusat data AI. 

img_title Teknologi AI Makin Dekat dengan Kehidupan Sehari-hari, Pekerjaan Apa Saja yang Bisa Dibantu?

Jumlah ini jauh lebih besar dibandingkan yang dikeluarkan Google maupun Meta. Namun, relasi Microsoft dengan OpenAI menambah kerumitan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

OpenAI ingin beralih menjadi perusahaan for-profit, sekaligus membutuhkan kapasitas komputasi lebih banyak daripada yang dapat disediakan Microsoft. Hal ini menekan hubungan kemitraan bernilai miliaran dolar tersebut.

img_title Dari Kitab Kuning ke Kecerdasan Buatan, Bagaimana Santri Menghadapi Perubahan Zaman?

Pekan lalu, kedua perusahaan menandatangani “nota kesepahaman yang tidak mengikat,” sambil menyatakan bahwa mereka secara aktif bekerja untuk merampungkan kesepakatan kontraktual dalam perjanjian final.

Kini, Microsoft berada di persimpangan jalan, yakni berupaya mengukuhkan diri dalam lanskap teknologi yang berubah cepat, sekaligus menghadapi ancaman dari dalam dan luar perusahaan.

img_title Danantara Siap Umumkan Investasi AI dan Pusat Data di New Asia Forum 2026

Bill Gates.

Bill Gates Beri Peringatan soal AI, 20 Tahun ke Depan Bisa Mengubah Nasib Pekerja di Seluruh Dunia

Bill Gates memperingatkan AI dapat mengguncang dunia kerja selama 20 tahun sebelum menciptakan kelimpahan, dengan robot berpotensi mengambil alih banyak pekerjaan manusia

img_title
VIVA.co.id
26 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut