Harga Beras Sudah Turun, BPS: Redam Inflasi di September 2025

Pedagang Beras di Pasar Induk Rau, Kota Serang, Banten.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Yandi Deslatama (Serang)

Jakarta, VIVA – Badan Pusat Statistik (BPS) melalui Deputi Bidang Statistik Produksi, M. Habibullah melaporkan, pada September 2025 komoditas beras mengalami deflasi 0,13 persen secara bulanan alias month-to-month (mtm), dan memberikan andil deflasi 0,01 persen.

img_title Inflasi RI Naik jadi 3,28%, Mendagri Tito Minta Pemda Perkuat Pengendalian: Jangan Sampai Tembus 3,5%

Dia mengakui, fenomena deflasi pada komoditas beras di September 2025 ini tidak seperti biasanya, dan menjadi yang kedua terjadi di tahun 2025 setelah bulan April lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi kalau dilihat secara historis, tiap September sejak tahun 2021-2024, secara umum beras mengalami inflasi," kata Habibullah dalam konferensi pers Berita Resmi Statistik, Rabu, 1 Oktober 2025.

img_title Harga Beras Premium Naik saat Bukan Musim Panen, Ini Pemicunya

M. Habibullah, Deputi Bidang Statistik Produksi BPS

Photo :
  • [tangkapan layar]

"Tapi pada September 2025 justru mengalami deflasi," ungkap Habibullah.

img_title Penjualan Eceran Naik, Makanan hingga Rokok Jadi Penopang Belanja Warga RI

Karenanya, Habibullah memastikan bahwa harga beras sudah mengalami penurunan dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Bahkan, Dia menyebut bahwa beras telah menjadi salah satu komoditas yang menahan laju inflasi pada September 2025.

"Komoditas beras menjadi salah satu peredam inflasi di September 2025," kata Habibullah.

Dia menjelaskan, rata-rata harga beras di tingkat penggilingan pada September 2025 tercatat turun 0,62 persen (mtm).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Apabila dilihat secara kualitas beras di tingkat penggilingan, beras premium dilaporkan turun 0,72 persen dan beras medium turun 0,54 persen.

"Di tingkat grosir terjadi deflasi 0,02 persen secara month-to-month, tapi terjadi inflasi 5,54 persen secara year-on-year (yoy). Sementara di tingkat eceran terjadi deflasi 0,13 persen namun terjadi inflasi 4,06 persen secara year-on-year," ujarnya.

Ilustrasi Monas Jakarta

Pemprov Bocorkan Sejumlah Faktor Turunnya Angka Kemiskinan di DKI: Jakarta Berada di Bawah 4 Persen

Pemprov DKI Jakarta bocorkan sejumlah faktor yang mendorong turunnya angka kemiskinan di Ibu Kota menjadi 3,96 persen. Hal ini diucapkan Staf Khusus Gubernur,

img_title
VIVA.co.id
22 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut