Indosat Pasang Pengaman Canggih, Data Kamu 95 Persen Aman

Direktur Jenderal Ekosistem Digital Kemkomdigi, Edwin Hidayat Abdullah.
Sumber :
  • VIVA/Lazuardhi Utama

Jakarta, VIVA – Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) bersama Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menggelar Live Biometric Demo untuk layanan prabayar dan proses registrasi (self-register) eSIM di Gerai IM3 Jakarta.

img_title Registrasi Nomor HP Baru Pakai Biometrik Wajah Berlaku 1 Juli, Bagaimana Nomor Lama?

Penerapan teknologi biometrik ini merupakan bagian dari komitmen Indosat untuk memperkuat pengalaman digital yang semakin nyaman, aman, dan modern bagi seluruh pelanggan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Direktur Jenderal Ekosistem Digital Kemkomdigi Edwin Hidayat Abdullah mendukung penuh langkah Indosat untuk menghadirkan kemudahan akses digital bagi masyarakat.

img_title Registrasi Nomor HP Baru Pakai Biometrik Wajah Berlaku Mulai 1 Juli 2026

"Melalui penerapan sistem yang telah memenuhi standar, kami optimis bahwa ekosistem telekomunikasi di Indonesia dapat menjamin keamanan publik. Pemerintah akan terus mendorong pengembangan teknologi yang dapat meningkatkan kualitas layanan digital di Tanah Air," ungkapnya di Jakarta, Jumat, 17 Oktober 2025.

Berdasarkan pantauan VIVA, Indosat menunjukkan kesiapan teknologi dan infrastruktur untuk mendukung registrasi biometrik yang aman dan praktis.

img_title Sistem Baru Pemerintah Resmi Berlaku: Cuma Modal HP, Status Bansos Anda bisa Berubah Total

Saat ini, sistem biometrik tersebut telah mulai diimplementasikan pada berbagai layanan pelanggan. Penerapan registrasi biometrik ini mengacu pada standar keamanan internasional ISO 30107-3, mencakup proses digital mulai dari validasi nomor pelanggan (MSISDN) dan Nomor Induk Kependudukan, hingga pengambilan foto wajah (self-photo), verifikasi liveness detection, serta pencocokan wajah (face recognition) dengan data Dukcapil.

Dengan tingkat kecocokan wajah setidaknya 95 persen, sistem ini memastikan keabsahan identitas pelanggan sekaligus menekan risiko penyalahgunaan data pribadi.

Pada kesempatan yang sama, Chief Legal and Regulatory Officer Indosat Ooredoo Hutchison Reski Damayanti menyebut keamanan dan kenyamanan pelanggan merupakan prioritas utama.

"Kami mendukung langkah Pemerintah dan siap berkolaborasi untuk memastikan implementasi kebijakan berjalan optimal demi kepentingan pelanggan dan kemajuan industri," tegas dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tidak berhenti di situ, sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam memperkuat keamanan dan kepercayaan pelanggan, sejak Agustus 2025, Indosat juga menghadirkan fitur Anti-Spam dan Anti-Scam, sebuah sistem yang mampu mendeteksi serta mencegah pesan dan panggilan berisiko secara real-time di dalam jaringan.

"Fitur ini didukung oleh teknologi AIvolusi5G, kombinasi kecanggihan AI dengan jaringan 5G milik Indosat yang responsif, adaptif, dan relevan," jelas Reski.

Logo TikTok.

Kemkomdigi Ungkap 4,1 Juta Akun TikTok Anak Telah Ditutup

Total akun anak yang telah ditutup oleh platform digital sebagai bentuk kepatuhan terhadap PP Tunas mencapai lebih dari 4,8 juta akun, dengan rincian 4,1 juta akun TikTok

img_title
VIVA.co.id
30 Juni 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut