Pemerintah Targetkan Ledakan 5G di Indonesia pada 2030

Teknologi 5G.
Sumber :
  • Pixabay

Jakarta, VIVA – Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria mengatakan pemerintah menargetkan jangkauan koneksi 5G di Indonesia mencapai 32 persen pada 2030.

img_title Australia Kirim Tawaran Khusus untuk Indonesia di Tengah Karhutla, Ini Kata Menko Dudung

Ia menjelaskan, saat ini ketersediaan koneksi internet 5G di Indonesia kurang dari 10 persen, atau tertinggal dari negara tetangga seperti Malaysia, yang telah mencapai 80 persen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Oleh karena itu, Wamenkomdigi menekankan perlu adanya kolaborasi lintas pemangku kepentingan di industri telekomunikasi dalam upaya memperluas jangkauan koneksi 5G di Tanah Air.

img_title Pembangunan Jalan Perbatasan RI-Malaysia Sepanjang 2.300 Km di Kalimantan Dikebut, Target Selesai 2028

Sementara itu, untuk jaringan 4G, Indonesia telah mencapai kemajuan signifikan dengan konektivitas yang menjangkau 97 persen di wilayah pemukiman di Indonesia.

Meski demikian, ia mengakui masih ada pekerjaan rumah dalam hal kecepatan internet nasional yang masih harus ditingkatkan.

img_title Ketua Umum Kadin Anindya Bakrie Optimistis Hubungan Dagang RI dan Negara ASEAN Tetap Terjaga

"Kecepatan internet masih harus ditingkatkan, memang belum sampai kepada 100 Mbps yakni masih di sekitar 36,7 Mbps," ungkap Nezar Patria di Jakarta, Senin, 27 Oktober 2025.

Ia menilai, dengan keterlibatan aktif perusahaan telekomunikasi untuk memperkuat konektivitas internet di Indonesia, Indonesia dapat bersanding dengan negara-negara tetangga yang lebih maju dalam lima tahun ke depan.

"Saya kira dalam lima tahun ke depan kita akan bisa bersanding dengan negara-negara tetangga yang sudah mencapai kecepatan internet 100 Mbps," jelasnya.

Seperti diketahui, Kemkomdigi fokus pada tiga aspek untuk dapat memperluas cakupan konektivitas 5G di Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketiganya terdiri dari spektrum frekuensi radio, infrastruktur, dan regulasi yang diharapkan mampu meningkatkan cakupan konektivitas 5G yang lebih luas lagi.

"Dari aspek spektrum frekuensi radio, akan dilelang empat pita frekuensi di mana satu pita frekuensi untuk fixed broadband berbasis 5G, sedangkan tiga pita frekuensi selebihnya adalah untuk mobile broadband berbasis 5G," tutur dia.

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Upaya penyelundupan 1,16 ton ketamin digagalkan aparat di perairan Sumut menjadi pengingat bahwa ancaman narkoba bagi generasi muda kini datang dari luar negeri

img_title
VIVA.co.id
25 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut