Kebijakan Baru soal PSN Tropical Coastland, Manajemen PIK 2 Pastikan Tidak Terdampak
- Dokumentasi PIK 2.
Ilustrasi PIK 2
- pik2.com
PSN Tropical Coastland merupakan program yang ditetapkan oleh Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dimana area yang tercantum dalam kebijakan PSN tersebut tidak termasuk dalam wilayah pengembangan PIK2, melainkan berada pada kawasan yang berada di bawah kewenangan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK)1.
Penetapan kawasan tersebut sebagai bagian dari PSN dilakukan oleh Pemerintah dalam rangka mendukung inisiatif pengelolaan dan pemulihan lingkungan, serta pengembangan berbasis keberlanjutan dan ekonomi kreatif yang diharapkan dapat memberikan manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat. Dengan demikian, keputusan Pemerintah dalam hal ini Kemenko Ekuin terkait status PSN Tropical Coastland tidak berdampak pada kegiatan operasional maupun rencana pengembangan proyek PIK2 karena sebagai dua kawasan yang sebenarnya terpisah.
PIK2 memastikan bahwa seluruh kegiatan pengembangan kawasan yang dimiliki dan dikelola PIK2 tetap berjalan sesuai rencana dan tidak terdampak oleh kebijakan Pemerintah terkait pencabutan status PSN Tropical Coastland. Seluruh proyek pengembangan PIK2 berdiri di atas lahan dengan status hukum yang jelas dan telah melalui proses perizinan sesuai dengan ketentuan yang berlaku
Kegiatan pembangunan dan pemasaran juga terus berjalan sesuai jadwal yang telah direncanakan. Ke depan, PIK2 akan terus memperkuat perannya sebagai pengembang kawasan terpadu dan berkelanjutan, yang kini berkembang menjadi salah satu destinasi hunian dan bisnis paling dinamis di utara Jakarta. PIK2 berkomitmen untuk terus menghadirkan kawasan yang tidak hanya memberikan nilai ekonomi, tetapi juga menciptakan manfaat sosial dan lingkungan bagi masyarakat sekitar.
Dengan fondasi keuangan yang kuat dan tata kelola yang baik, PIK2 optimistis dapat melanjutkan pertumbuhan yang berkelanjutan sekaligus memperkuat posisi PIK2 sebagai kawasan unggulan yang mendorong perekonomian regional dan nasional
Direktur Utama PIK2, Bapak Nono Sampono, menyampaikan bahwa minat pasar terhadap kawasan PIK2 tetap tinggi, mencerminkan kepercayaan publik terhadap prospek jangka panjang PIK2.
“Di tengah dinamika pemberitaan, kami justru melihat antusiasme positif dari pasar baik di segmen hunian maupun komersial. Hal ini menunjukkan bahwa fundamental dan potensi kawasan PIK2 tetap kuat, sekaligus meneguhkan keyakinan kami untuk terus berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Nono Sampono, di Jakarta, Rabu, 29 Oktober 2025.