Bank Neo Commerce Cuan Gila

Bank Neo Commerce.
Sumber :
  • Bank Neo Commerce

Jakarta, VIVA – PT Bank Neo Commerce Tbk menutup kuartal III 2025 dengan pencapaian kinerja yang solid. Laba bersih tercatat sebesar Rp187,95 miliar di periode kuartal ketiga dan mencapai total laba bersih Rp464 miliar hingga akhir September 2025.

img_title Laba Bersih Bank Neo Commerce Meningkat, CAR Ikut Terdongkrak

Angka ini melonjak lebih dari 100 kali lipat dibandingkan dengan total laba bersih di periode tahun sebelumnya yang tercatat Rp4,06 miliar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Capaian ini mencerminkan keberhasilan BNC dalam menjaga kualitas aset, seperti dikutip dari keterangan resminya, Jumat, 31 Oktober 2025.

img_title Bank Neo Commerce Masuk Daftar Elit BEI

Performa profitabilitas BNC melonjak tajam dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Return on Assets (ROA) meningkat menjadi 3,45 persen pada September 2025, dibandingkan 0,03 persen pada September 2024, menandakan peningkatan lebih dari 100 kali lipat.

Sementara itu, Return on Equity (ROE) juga meningkat signifikan ke 16,96 persen pada September 2025, jauh di atas 0,16 persen di periode yang sama tahun lalu.

img_title Saham Bank Neo Commerce Diborong Gozco Capital, Transaksi Capai Rp59 Miliar

Hal ini membuktikan fokus BNC dalam penerapan manajemen risiko proses penyaluran kredit konsumen, serta terus mengoptimalkan produktivitas aset dan modal.

BNC mencatat perbaikan signifikan pada kualitas aset. Rasio kredit bermasalah (NPL) gross turun dari 3,72 persen di September 2024 menjadi 2,92 persen di akhir kuartal III 2025.

Penurunan juga terjadi pada NPL net yang menurun dari 0,99 persen menjadi 0,23 persen. Penurunan ini menunjukkan keberhasilan dalam penerapan manajemen risiko yang tepat dan selektif terhadap kualitas debitur.

Total aset BNC tetap stabil sebesar Rp18,43 triliun per September 2025, hampir setara dengan posisi tahun lalu sebesar Rp18,46 triliun.

Penyaluran kredit tercatat Rp7,49 triliun per September 2025 atau turun 19,1 persen dibandingkan Rp9,26 triliun pada periode yang sama di 2024, sejalan dengan langkah pengelolaan risiko kredit yang lebih prudent untuk menjaga kualitas portofolio.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam upaya strategi pertumbuhan kredit, Bank menargetkan penyaluran kredit melalui penambahan eksposur dengan mitra channelling, Neo Pinjam dan peluncuran produk-produk pinjaman serta penambahan mitra-mitra baru.

Kredit melalui produk Neo Pinjam telah tumbuh sebesar 139 persen secara year-on-year (yoy). Dana pihak ketiga (DPK) tercatat stabil di Rp13,62 triliun di akhir kuartal III 2025, tidak jauh berbeda dari Rp13,64 triliun pada September 2024.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut