Kuartal III-2025, SIG Cetak Pendapatan Rp25,30 Triliun

SIG Group.
Sumber :
  • Dokumentasi SIG.

Jakarta, VIVA – PT Semen Indonesia Tbk (SIG) mencatat di tengah dinamika pasar domestik, pendapatan konsolidasi perseroan hingga kuartal III-2025 mencapai sebesar Rp25,30 triliun. Capaian itu mencerminkan kinerja positif perusahaan dalam menjaga pertumbuhan

img_title Bukan Cuma Samsung dan Xiaomi, Deretan HP Baru Ini Berpotensi Mengubah Persaingan Pasar Indonesia

Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni menyebutkan beban pokok pendapatan tercatat sebesar Rp20,31 triliun dan laba sebelum bunga, pajak, depresiasi dan amortisasi (EBITDA) tercatat Rp3,28 triliun. Kemudian laba periode berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp114,84 miliar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Periode Januari sampai dengan September tahun 2025, volume penjualan sebanyak 27,46 juta ton dan pendapatan tercatat sebesar Rp25,30 triliun," kata dalam keterangan di Jakarta, dikutip Senin, 3 November 2025.

img_title Bangun Kebiasaan Finansial Sejak Dini, Ini 5 Cara Mengenalkan Literasi Keuangan pada Anak

Vita menyampaikan selain melakukan transformasi dalam pengelolaan pasar domestik, pihaknya juga terus memaksimalkan potensi pasar regional untuk menjaga kinerja perusahaan tetap positif di tengah kondisi pasar semen dalam negeri yang terkontraksi.

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk

Photo :
  • Dok. SIG

img_title IHSG di Balik Layar Digital: Mengenal Peran Data, Algoritma, dan Teknologi dalam Pasar Saham Tanah Air

Hingga kuartal III-2025, SIG mencatatkan penjualan regional sebesar 6,08 juta ton, meningkat 18 persen year on year (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 5,16 juta ton.

"SIG juga berkomitmen memperkuat posisi di industri semen domestik melalui pengelolaan pasar mikro serta kepemimpinan dalam berbagai proyek nasional," ujar Vita.

Upaya tersebut, lanjut Vita, menunjukkan hasil positif, tercermin dari peningkatan penjualan yang konsisten pada kuartal III dan berkontribusi terhadap total penjualan domestik sepanjang sembilan bulan pertama tahun 2025.

Dari sisi biaya, langkah strategis SIG dalam menjalankan efisiensi secara ketat dan meningkatkan operational excellence secara berkelanjutan berhasil menekan beban pokok pendapatan turun 0,6 persen yoy serta beban operasional (di luar pendapatan dan beban operasional lainnya) turun 2,3 persen yoy.

"Berkat penerapan tata kelola keuangan yang baik, SIG juga berhasil mencatatkan biaya keuangan bersih lebih rendah 35,5 persen yoy, sehingga memperkuat kinerja keuangan secara keseluruhan," ucapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih lanjut Vita menyampaikan berbagai inisiatif strategis yang dijalankan telah membantu SIG mencatatkan profitabilitas pada sembilan bulan pertama tahun 2025.

Pencapaian itu membuktikan kemampuan dan ketahanan Perusahaan dalam menghadapi kondisi pasar semen domestik yang masih melambat.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut