Masyarakat Makin Gemar Transaksi di Marketplace dan E-Retail, Ini Buktinya

Marketplace
Sumber :
  • Freepik.com

Jakarta, VIVA – Badan Pusat Statistik (BPS) melalui Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik, Moh. Edy Mahmud melaporkan, transaksi online dari e-retail dan marketplace pada kuartal III-2025 tumbuh 6,19 persen secara kuartalan atau quarter to quarter (qtq), seiring dengan meningkatnya aktivitas perdagangan online di berbagai wilayah.

img_title Mulai 25 Oktober! Diskon 50 Persen Biaya Marketplace untuk Pelaku UMK, Ini Aturannya

Dia mengungkapkan, beberapa komoditas yang banyak dibeli masyarakat secara online antara lain kategori personal care, perlengkapan rumah tangga, transportasi, rekreasi dan olahraga, serta pakaian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Nilai transaksi berbagai kelompok komoditas ini mengalami peningkatan pada kuartal III-2025 dibandingkan dengan kuartal II-2025,” kata Edy dalam telekonferensi pers, Rabu, 5 November 2025.

img_title Pemprov Bocorkan Sejumlah Faktor Turunnya Angka Kemiskinan di DKI: Jakarta Berada di Bawah 4 Persen

VIVA Otomotif: Pelumas Federal Oil hadir di marketplace

Photo :
  • Dok: EMLI

Untuk diketahui, lapangan usaha informasi dan komunikasi (infokom) sendiri tumbuh sebesar 9,65 persen secara tahunan (yoy), menjadikannya keempat tertinggi di antara pertumbuhan lapangan usaha lainnya setelah jasa pendidikan, jasa perusahaan, dan jasa lainnya.

img_title Prabowo Dorong Komoditas RI Diolah di Dalam Negeri Agar Dongkrak Nilai Tambah Ekonomi

Edy mengatakan bahwa informasi dan komunikasi tumbuh sejalan dengan adanya peningkatan aktivitas telekomunikasi, peningkatan traffic data, dan peningkatan transaksi perdagangan melalui sistem secara elektronik.

Sebagai gambaran keseluruhan, konsumsi rumah tangga pada kuartal III-2025 tercatat tumbuh sebesar 4,89 persen secara year-on-year (yoy). Pertumbuhan ditopang oleh konsumsi untuk transportasi dan komunikasi dengan pertumbuhan sebesar 6,41 persen.

Selain itu, pertumbuhan konsumsi rumah tangga juga didorong oleh konsumsi untuk restoran dan hotel yang tumbuh tinggi sebesar 6,32 persen. Meski tetap tumbuh, apabila dibandingkan dengan triwulan sebelumnya, konsumsi rumah tangga melambat baik secara tahunan (yoy) maupun kumulatif (ctc).

Pada periode yang sama tahun 2024, konsumsi rumah tangga tumbuh masing-masing sebesar 4,97 persen (yoy) dan 4,96 persen (ctc). Sementara pada kuartal III-2025 tumbuh 4,89 persen (yoy) dan 4,94 persen (ctc).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Secara struktur, konsumsi rumah tangga masih memberikan kontribusi terbesar terhadap total produk domestik bruto (PDB), yakni sebesar 53,14 persen pada kuartal III-2025.

"Sementara jika dilihat dari sumber pertumbuhan, konsumsi rumah tangga juga tetap menjadi sumber pertumbuhan utama yakni sebesar 2,54 persen," ujarnya.

Ilustrasi transaksi online.

Era Transaksi Digital Tanpa Tunai Kian Meluas

Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara masyarakat melakukan pembayaran dalam kehidupan sehari-hari. Kini pembayaran elektronik semakin banyak digunakan.

img_title
VIVA.co.id
23 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut