Gandeng KPAI, Kapolri Bangun Pusat Trauma Healing bagi Korban Ledakan di SMAN 72

Ada Program untuk Korban Ledakan SMAN 72 Jakarta
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, VIVA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan, Polri bersama sejumlah lembaga akan membangun pusat trauma healing, guna memberikan pendampingan bagi siswa dan masyarakat terdampak ledakan di Masjid SMAN 72 Jakarta.

img_title Usung Tagline Baru "Polisi Bersama Masyarakat", Polri Tegaskan Arah Pengabdian yang Berorientasi pada Rakyat

"Nanti bekerja sama tentunya dengan KPAI, dengan dokter-dokter dan psikolog yang diperlukan, sehingga kemudian bisa memberikan bantuan terkait dengan apabila ada keluhan-keluhan yang memang bisa kita berikan pelayanan di trauma healing,” kata Listyo, di RS Islam Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Sabtu, 8 November 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, pusat pemulihan trauma tidak hanya disiapkan di rumah sakit tempat para korban dirawat, tetapi juga di lingkungan sekolah.

img_title Polri Perkenalkan Tagline Baru "Polisi Bersama Masyarakat" di Bawah Kapolri Jenderal Suyudi

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Istana Negara

Photo :
  • Yeni Lestari/VIVA

“Dan juga nanti di sekolah pun kita juga akan mempersiapkan,” ujarnya.

img_title Gebrakan Perdana Suyudi Jadi Kapolri, 88 Perwira Polri Dimutasi hingga Pimpinan Polda Berganti

Langkah ini diambil menyusul besarnya dampak psikologis yang dialami siswa dan tenaga pendidik setelah peristiwa ledakan yang terjadi saat salat Jumat berlangsung, Jumat (7/11/2025) sekitar pukul 12.30 WIB.

Dari total 96 korban luka akibat insiden tersebut, sebanyak 29 orang masih menjalani perawatan di beberapa rumah sakit. Kapolri merinci, 14 korban dirawat di RS Islam Cempaka Putih, 14 di RS Yarsi, dan satu di RS Pertamina Jaya. Dua di antaranya masih berada di ruang ICU dan memerlukan perawatan intensif.

Sementara itu, tim penjinak bom (Jihandak) TNI AL dan Polda Metro Jaya telah mensterilkan area masjid, memasang garis polisi, dan memastikan tidak ada ancaman lanjutan.

Polisi juga tengah mendalami sejumlah barang bukti yang ditemukan di lokasi, termasuk senjata mainan bertuliskan “For Agartha”, “Brenton Tarrant”, dan “Welcome to Hell”.

Kapolri menegaskan, selain fokus pada penyelidikan teknis, Polri juga berkomitmen memastikan pemulihan mental seluruh korban dan saksi berjalan optimal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Pendampingan psikologis ini penting agar para siswa dan keluarga bisa benar-benar pulih dari trauma peristiwa tersebut,” ujarnya.

tvOnenews/Abdul Gani Siregar

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto

Pesan Kapolri Suyudi di HUT Ke-81 TNI: Berbeda Seragam dan Tugas, Namun Satu Hati

Kapolri Suyudi Ario Seto menegaskan soliditas dan sinergi TNI-Polri dalam peringatan HUT Ke-81 TNI. Ia berharap kedua institusi terus bersama rakyat menjaga Indonesia.

img_title
VIVA.co.id
5 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut