Bursa Asia Bergejolak saat Pasar Berharap Shutdown AS Berakhir

Ilustrasi pertumbuhan ekonomi Jepang
Sumber :
  • Istimewa

VIVA - Mayoritas indeks acuan di bursa Asia-Pasifik menguat pada pembukaan perdagangan hari ini, Rabu, 11 November 2025. Ini seiring berkembangkan harapan pasar soal penutupan pemerintah (government shutdown) oleh Amerika Serikat (AS) segera berakhir. 

img_title Menbud Fadli Zon: Pemanfaatan AI Tetap Mengedepankan Pendekatan Human-Centered

Selain shutdown AS, tersendatnya saham-saham kecerdasan buatan (AI) turut menjadi sentimen yang memengaruhi pasar. Saham SoftBank Group anjlok lebih dari 7 persen setelah perusahaan tersebut menyatakan telah menjual seluruh sahamnya di produsen chip AS, Nvidia, senilai US$5,83 miliar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam laporan pendapatannya,SoftBank telah menjual 32,1 juta saham Nvidia pada bulan Oktober 2025 dan juga memangkas kepemikiha saham di T-Mobile dan dana yang terkumpul dari aksi jual mencapai US$9,17 miliar. Raksasa Jepang ini menyampaikan untuk mengalihkak investasinya ke pemilik ChatGPT, OpenAI.

img_title 4 Kekurangan Siri AI yang Bikin Pengguna iPhone Kesal

Dikutip dari CNBC Internasional pada Rabu, 12 November 2025, indeks acuan Jepang, Nikkei 225, melemah 0,26 persen. Sedangkan, indesk Topix naik 0,35 persen.

Ilustrasi Saham Meta Cetak Rekor Tertinggi

Photo :
  • freepik.com/rawpixel.com

img_title Pulang ke Sekolah Masa Kecil! KSP Resmikan Renovasi SDN Adisutjipto 2 Yogyakarta

Indeks acuan Korea Selatan, Kospi, dibuka datar. Indeks Kosdaq yang terdiri dari saham-saham berkapitalisasi kecil melonjak 0,62 persen.

Di Australia, indeks S&P/ASX 200 meningkat 0,13 persen. Kontrak Berjangka untuk Indeks Hang Seng Hong Kong diperdagangkan lebih tinggi di level 26.865 dari sebelumnya 26.696,41.

Wall Street menujukkan penutupan beragam. Indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) menguat ke rekor penutupan baru sementara Nasdaq Composite melemah karena investor mengalihkan dana dari saham teknologi ke sektor lain yang diperdagangkan dengan valuasi lebih rendah.

Indeks DJIA naik 559,33 poin atau 1,18 persen dan ditutup pada level 47.927,96. Penguata ditopanga aksi borong para pelaku pasar di Wall Street membeli saham berbagai perusahaan blue-chip, termasuk raksasa layanan kesehatan Merck, Amgen dan Johnson & Johnson.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Indeks S&P 500 melesat 0,21 persen menjadi 6.846,61. Namun, indeks sarat saham teknologi terkoreksi 0,25 persen dan ditutup pada level 23.468,30.

Ilustrasi AI

AI Memberi Guru Ruang untuk Bereksperimen Belajar Siswa

AI membantu guru bereksperimen dengan metode belajar kreatif, menyesuaikan materi dengan kebutuhan siswa, dan meningkatkan interaksi kelas, tanpa mengabaikan peran guru.

img_title
VIVA.co.id
3 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut