IHSG Hampir Ditutup di Garis Dasar, Analis Peringatkan Ini

IHSG
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

Jakarta, VIVA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat tipis 0,16 persen atau 13,34 poin menjadi 8.149 pada penutupan perdagangan Kamis, 20 November 2025. Meski bertahan di zona hijau, posisi ini lebih rendah dibandingkan akhir sesi pertama. 

img_title IHSG Dibuka Menghijau seiring Anjloknya Bursa Asia dan Wall Street Imbas Lonjakan Harga Minyak

Pada sesi pertama, IHSG mencatat kenaikan sebesar 0,81 persen atau 67,81 poin ke level 8.474. Indeks domestik hampir parkir di garis datar setelah kehilangan sekitar 325 poin dari posisi akhir di sesi pertama. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan pantauan VIVA di Stockbit, IHSG sempat menyentuh area 8.491 sementara posisi terendahnya di level 8.419. Nilai transaksi di pasar regional mencapai 17,54 triliun dengan frekuensi transaksi sebanyak 2,29 juta kali. 

img_title IHSG Dibuka Memerah Serupa Bursa Asia-Pasifik, Wall Street Menguat Terimbas Harga Minyak

Hilangnya ratusan poin sejalan koreksi tajam sektor properti sebesar 0,91 persen. Sektor bahan baku (basic materials) melemah 0,32 persen, sektor teknologi menurun 0,10 persen dan sektor keuangan menyusut tipis 0,02 persen. 

Sebaliknya, sektor siklikal membukukan lonjakan pesat 2,50 persen. Sektor infrastruktur meningkat 0,52 persen, sektor energi naik 0,44 persen, sektor kesehatan menguat 0,25 persen, sektor industri melambung 0,35 persen dan sektor transportasi melambung 0,23 persen. 

img_title IHSG Dibuka Memerah Dibayangi Pelemahan Serupa Bursa Asia-Pasifik dan Wall Street

Tim Analis Phintraco Sekuritas menyoroti IHSG membentuk candlestick shooting star. Ini mengindikasikan adanya potensi pembalikan arah tren diiringi dengan Stochastic RSI yang bergerak menuju pivot area. 

"IHSG berpotensi melemah menuju level 7400-7350 pada perdagangan Jumat," demikian dikutip dari riset Phintraco Sekuritas pada Kamis, 20 November 2025. 

Dalam riset tersebut, Phintraco Sekuritas melaporkan saham-saham yang mencetak lompatan harga signifikan di jajaran 45 saham unggulan. Berikut tiga emiten dengan lonjakan tertinggi.

PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP)

Saham INKP membukukan penguatan sebesar 2,33 persen atau 175 poin dan ditutup pada level 7.675. 

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI)

Bank Mandiri

Photo :
  • Bank Mandiri

Saham BMRI menyusul kenaikan sebesar 1,86 persen atau 90 poin menjadi 4.940.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC)

Saham MEDC melambung 1,18 persen atau 15 poin dan parkir di area 1.285.

Ilustrasi IHSG.

IHSG Dibuka Memerah Berpotensi Rebound, Bursa Asia & Wall Street Kompak Melemah

IHSG dibuka melemah 7 poin atau 0,11 persen di level 6.453 pada pembukaan perdagangan Rabu, 16 September 2026 dan diprediksi bakal rebound pada perdagangan hari ini.

img_title
VIVA.co.id
16 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut