Purbaya Usulkan Lulusan SMK Juga Bisa Ikut Program Magang Nasional

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, APBN KiTA Oktober 2025
Sumber :
  • [Mohammad Yudha Prasetya]

Jakarta, VIVA – Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, bakal mengusulkan agar para lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) juga bisa mengikuti program magang nasional.

img_title Buka Peluang Magang dan PKL Mahasiswa, BUMN Selaraskan Teori di Bangku Kuliah dan Kebutuhan Industri

Dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI, Purbaya mengaku akan menyampaikan usulan ini kepada Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebab, sampai saat ini program magang berbayar upah minimum provinsi atau kabupaten kota (UMP/UMK), hanya baru ditargetkan kepada para lulusan jenjang sarjana atau diploma fresh graduate, dengan waktu kelulusan maksimal 1 tahun.

img_title Bos OJK Curhat ke Prabowo soal Ancaman MSCI, Akui Penegakan Hukum Pasar Modal Belum Keras

"Nanti akan kita coba usulkan juga ke Menaker untuk memikirkan yang lulusan SMK," kata Purbaya, Kamis, 27 November 2025.

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa

Photo :
  • [tangkapan layar]

img_title Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Presiden Prabowo Tegaskan Capaian Strategis: Jangan Kita Minder Lagi

Purbaya menjelaskan, Presiden Prabowo sebenarnya juga sudah menaruh perhatian kepada para lulusan SMK tersebut. Hal itu sebagai bagian dari upaya pemerintah, dalam menciptakan lapangan kerja bagi para lulusan SMK itu sendiri.

"Tapi kalau yang vocation sudah ada program khusus lagi dari Presiden yang cukup signifikan. Saya pikir betul juga, (para lulusan) SMK juga harus diperhatikan. Yang paling penting kita ciptakan lapangan pekerjaan buat (lulusan) SMK itu," ujar Purbaya.

Namun, upaya menciptakan lapangan kerja bagi para lulusan SMK atau bagi masyarakat pada umumnya memang akan lebih sulit, apabila kondisi perekonomian nasional masih berada di level saat ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Karenanya, Purbaya menegaskan bahwa pemerintah akan terus berupaya mendongkrak pertumbuhan ekonomi nasional, supaya penciptaan lapangan kerja bagi seluruh lapisan masyarakat juga semakin terbuka.

"Tapi itu (penciptaan lapangan kerja) kalau ekonominya tumbuhnya kayak sekarang, ya susah juga. Tapi kalau ke depan saya pikir lulusan SMK juga akan segera dapat kerjaan dengan relatif mudah sekarang dibandingkan dengan kemarin-kemarin," ujarnya.

Presiden Prabowo Subianto menghadiri Rapat Koordinasi Nasional TPAKD di Jiexpo, Jakarta,

Presiden Prabowo Akui Banyak Kekurangan Program MBG, 353 Orang Dipecat dan Minta Pelanggar Dibersihkan

Presiden Prabowo mengakui ada banyak kekurangan dalam program MBG dan meminta pelanggar ditindak tegas. Sebanyak 353 orang disebut telah diberhentikan.

img_title
VIVA.co.id
24 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut