MBG Bergerak Cepat, dari Garut hingga Sulut

Pekerja menyiapkan Makan Bergizi Gratis (MBG).
Sumber :
  • Antara

Jakarta, VIVA – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus diperluas di berbagai wilayah Indonesia dan kini melayani lebih dari 35,4 juta anak serta ibu hamil melalui 11.900 dapur yang telah beroperasi hingga pertengahan Oktober 2025.

img_title Kepala BGN Minta Kepsek dan Guru Pastikan Ada Label Batas Waktu Konsumsi di Setiap Ompreng MBG

Dengan skala sebesar ini, aspek keamanan pangan, standar gizi, dan kompetensi juru masak menjadi faktor krusial yang harus dijaga untuk memastikan makanan yang disajikan aman serta memenuhi kebutuhan nutrisi harian penerima manfaat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tantangan utama penyelenggaraan MBG tidak semata pada distribusi bahan makanan, tetapi pada pengelolaan dapur yang higienis, teknik pengolahan yang tepat, serta konsistensi pemenuhan standar gizi.

img_title Anggota DPR: Peningkatan SDM Kunci Kinerja dan Hilirisasi Minerba

Pendampingan tenaga profesional pun penting untuk mencegah risiko kontaminasi dan menjaga kualitas sajian di seluruh dapur MBG.

PT Reasuransi Nasional Indonesia (Nasional RE) turut mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia atau SDM Indonesia melalui MBG.

img_title MBG Perkuat Pasar Petani & Peternak Lokal, Evaluasi dan Pengawasan SPPG Harus Diperketat

Tahun ini, Nasional RE menyalurkan makanan bergizi di dua sekolah dasar. Pertama, dilaksanakan pada 26 Februari di SDN 3 Cibatu, Garut, Jawa Barat, dengan total 161 porsi makanan bergizi dibagikan kepada para siswa.

Kedua, program serupa kembali digelar pada 10 Juni 2025 di SD Inpres Raringis, Langowan, Sulawesi Utara (Sulut), melalui penyaluran 100 porsi makanan bergizi.

Kehadiran program ini menjadi wujud nyata kepedulian perusahaan dalam mendukung pemerataan akses nutrisi, khususnya di wilayah Indonesia Timur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sekretaris Perusahaan Nasional RE Donny Trihardono menyampaikan bahwa MBG merupakan langkah strategis perusahaan dalam berkontribusi terhadap pembangunan nasional.

"Kami percaya bahwa pemenuhan gizi sejak usia dini adalah pondasi penting dalam meningkatkan kualitas SDM. Kami juga menegaskan komitmen sebagai perusahaan yang tidak hanya fokus pada kinerja bisnis, tetapi juga pada keberlanjutan dan dampak sosial," ungkap dia, melalui keterangan resminya, Sabtu, 29 November 2025.

Petugas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menata menu Makan Bergizi Gratis (MBG)

Ribuan Dapur MBG Kembali Ditutup Sementara karena Tak Penuhi Sertifikat Higienis

BGN menghentikan sementara operasional 1.276 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang belum memenuhi persyaratan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

img_title
VIVA.co.id
17 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut