BPH Migas Sebut Distribusi BBM di Sumbar Mulai Berangsur Pulih

SPBU Pertamina, ilustrasi harga BBM
Sumber :
  • VIVA/M Ali Wafa

Jakarta, VIVA – Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) menyebutkan penyediaan dan pendistribusian bahan bakar minyak (BBM) di Provinsi Sumatera Barat berangsur pulih pascabencana banjir dan longsor.

img_title Gubernur Koster Akhirnya Buka Suara soal Viral Dirinya Marahi Petugas SPBU saat BBM Langka di Bali: Itu Salah Saya

Anggota Komite BPH Migas Bambang Hermanto mengatakan, penambahan tangki mobil BBM sebanyak 17 unit dikerahkan untuk mempercepat proses pemulihan, terutama di daerah terdampak bencana. Pasokan BBM dan pendistribusiannya pascabencana dalam keadaan cukup.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski mengalami kendala akibat longsor dan jalan putus di jalur Padang Panjang-Sicincin, yang merupakan jalan utama distribusi BBM, namun penyaluran tetap dapat dilakukan melalui rute alternatif dengan waktu tempuh lebih lama.

img_title Dari Dapur Warga untuk Energi Berkelanjutan: Pertamina dan Kemenkop Luncurkan Piloting Pengumpulan Minyak Jelantah

"Meskipun jalan yang biasa kita lalui untuk mendistribusikan BBM tersebut putus total, kita masih bisa menggunakan jalur alternatif yang lain, walaupun harus ditempuh dengan tambahan waktu kurang lebih lima jam," ujar Baher, saoaan akrabnya, dikutip dari keterangannya, Rabu, 3 Desember 2025.

BPH Migas memastikan, seluruh stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang ada di daerah terdampak aman dan lancar agar masyarakat dapat memenuhi kebutuhannya.

img_title Cerita Petani Uma Palak Menarik Perhatian Delegasi ASCOPE, Dari Air untuk Sawah hingga Energi Mandiri

"Demi memenuhi kebutuhan masyarakat, berdasarkan laporan Pertamina Patra Niaga, telah dilakukan penambahan 17 tangki mobil BBM dan untuk wilayah Pasaman yang jalannya sempat terputus akibat longsor. Pertamina Patra Niaga telah berhasil mengirimkan BBM sebanyak 8 kl pada Senin (1/12) dan 16 kl pada Selasa (2/12)," katanya, menjelaskan. 

Untuk Sumatera Barat, empat jalur distribusi BBM yang mengalami gangguan akibat bencana adalah jalan nasional Bukit Tinggi-Pasaman di Agam, jalur Lolo-Surian di Solok, jalur Padang Panjang-Sicincin di Padang Pariaman, serta Pesisir Selatan. Kecuali Padang Panjang-Sicincin, ia mengatakan jalan lainnya kini sudah dapat diakses kendaraan.

Dalam kegiatan lapangan untuk memantau ketersediaan dan distribusi BBM, Baher juga mengunjungi lokasi terdampak bencana di Batu Busuk, Padang, serta SPBU modular di wilayah tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sesuai pantauan lapangan, antrean di SPBU memang ada, tetapi semuanya bisa terisi dengan lancar dan kami pastikan ketersediaan BBM di wilayah Padang normal dan tetap terjaga," katanya, menambahkan. 

Untuk mendukung pemulihan distribusi BBM di wilayah terdampak, lebih lanjut ia mengatakan BPH Migas memberikan relaksasi kepada Pertamina Patra Niaga untuk melakukan pengalihan alokasi BBM antarkabupaten/kota.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut