Inovasi Tukar Jerami dengan Air ala Pertamina

Program Prakarsa Bagja Juara dari Pertamina
Sumber :
  • Pertamina

Karawang, VIVA – PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) melalui Fuel Terminal Cikampek menjalankan program pemberdayaan petani berbasis lingkungan di Desa Pasirtanjung, Karawang. Inisiatif ini dirancang untuk menjawab dua persoalan sekaligus, yakni limbah jerami pascapanen dan keterbatasan akses air bersih bagi masyarakat.

img_title Pertamina Patra Niaga Perkuat Pasokan BBM dan LPG, Siapkan Ratusan Infrastruktur Distribusi

Program yang diberi nama Prakarsa Bagja Juara tersebut melibatkan sekitar 150 petani yang tergabung dalam Gabungan Kelompok Tani dan Kelompok Wanita Tani setempat. Melalui pendekatan kolektif, jerami yang sebelumnya dianggap tidak bernilai kini dikelola menjadi sumber daya produktif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelum program berjalan, jerami pascapanen umumnya dibakar karena tidak memiliki nilai ekonomi bagi petani. Praktik tersebut memicu pencemaran udara, peningkatan emisi karbon, hingga risiko gangguan kesehatan serta penurunan kualitas tanah.

img_title 2,6 Juta Penduduk Kuba Krisis Air, Ini Penyebabnya!

Di sisi lain, warga Desa Pasirtanjung juga menghadapi keterbatasan akses air bersih karena biaya sambungan air yang relatif tinggi. Kondisi ini membuat kebutuhan dasar masyarakat belum sepenuhnya terpenuhi secara merata.

Melalui skema tukar jerami dengan air, jerami yang dikumpulkan petani kemudian diolah menjadi berbagai media pendukung pertanian. Jerami dimanfaatkan sebagai media tanam jamur, pupuk, dan sarana pertanian lain yang memiliki nilai ekonomi dan lingkungan.

img_title Pertamina dan Negara ASEAN Sepakat Perkuat Ketahanan Energi, Timor Leste Ikut Ambil Peran

Program ini tercatat mampu mengurangi limbah jerami hingga ratusan ton per tahun serta berkontribusi pada penurunan emisi gas rumah kaca. Selain itu, masyarakat memperoleh akses air bersih melalui saluran pipa PAMSIMAS, air reverse osmosis, dan fasilitas pendukung lainnya.

Keberhasilan program juga ditopang oleh peran aktif pemerintah daerah melalui pendampingan kelompok tani dan dukungan kebijakan. Sinergi lintas organisasi perangkat daerah dilakukan untuk memastikan program berjalan berkelanjutan dan sejalan dengan upaya pelestarian lingkungan.

Fuel Terminal Manager Cikampek, Muhammad Andika Gunawan, menyebut program ini sebagai upaya mengubah masalah lingkungan menjadi peluang bagi petani. “Jerami yang dulu dibakar kini menjadi simbol transformasi dan sumber manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional JBB, Susanto August Satria, menegaskan bahwa program ini akan terus dikembangkan. “Kami berharap model pemberdayaan ini tidak hanya berhenti di Karawang, tetapi dapat direplikasi di daerah lain,” katanya, dikutip dari keterangan resmi, Minggu 14 Desember 2025.

Atas inovasi dan dampak yang dihasilkan, Program Prakarsa Bagja Juara akhirnya mencatatkan Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas kolaborasi antara Pertamina, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendorong pertanian berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan warga.

Cerita Petani Uma Palak Menarik Perhatian Delegasi ASCOPE.

Cerita Petani Uma Palak Menarik Perhatian Delegasi ASCOPE, Dari Air untuk Sawah hingga Energi Mandiri

Teknologi berbasis energi terbarukan yang membantu petani mengatasi pasokan air dan mengurangi tingginya biaya operasional pertanian, menarik perhatian delegasi ASCOPE.

img_title
VIVA.co.id
29 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut