Digitalisasi hingga Pengembangan Koperasi Desa Merah Putih Dipelototi Command Center

Menteri Koperasi Ferry Juliantono.
Sumber :
  • Dokumentasi Kemenkop.

Jakarta, VIVA – Command Center sebagai upaya percepatan digitalisasi dan transformasi koperasi di Indonesia, terutama dalam penyelenggaraan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih, diresmikan.

img_title Zombie Villager di Minecraft Bisa Diselamatkan, Begini Cara Mengubahnya Kembali Menjadi Penduduk Desa

Menteri Koperasi Ferry Juliantono, Command Center ini mengintegrasikan data dari berbagai lembaga, termasuk pengelola dana bergulir, guna mendukung percepatan pembangunan fisik dan pengembangan koperasi secara menyeluruh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami mendapatkan mandat untuk mempercepat transformasi koperasi agar lebih kompetitif dan berkembang, agar koperasi dapat mengejar ketertinggalannya dibandingkan dengan BUMN dan badan usaha swasta,” kata Menkop dalam Grand Launching Command Center di Kantor Kementerian Koperasi (Kemenkop), Jakarta, dikutip Selasa, 16 Desember 2025.

img_title Perkuat Tata Kelola Penjaminan, LPDB Koperasi Dorong Skema Asuransi Kredit Lebih Terintegrasi

Mnkop Ferry menegaskan, pihaknya telah melakukan berbagai langkah strategis, termasuk rebranding koperasi agar istilah dan perannya kembali populer di masyarakat. Dengan memanfaatkan teknologi, Kemenkop berharap dapat meningkatkan pelaporan dan pengawasan koperasi secara lebih efektif.

Oleh karena itu, digitalisasi menjadi kunci agar pihaknya bisa berinteraksi langsung dan melakukan pemantauan secara lebih intensif. Sistem ini juga dilengkapi dengan early warning system untuk mendeteksi potensi masalah sejak dini sehingga langkah preventif dapat segera diambil.

img_title Dorong Ekonomi Sirkular yang Inklusif, Pemerintah Gandeng Industri, Koperasi, hingga Pelaku Informal

“Kami ingin koperasi yang bermasalah bisa diatasi sedini mungkin, agar tidak berdampak luas,” tambahnya.

Melalui Command Center, Kemenkop sambung Menkop Ferry, bisa memantau secara real-time proses pelatihan dan kegiatan usaha koperasi, baik di desa maupun koperasi yang lain. Menkop menekankan, transformasi koperasi berbasis data yang dinamis dan real-time ini menjadi fondasi utama kerja Kementerian Koperasi ke depan.

Melalui transformasi ini, koperasi diharapkan menjadi lebih dinamis dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, termasuk dalam hal operasional, pembangunan fisik, pelatihan, dan pengembangan model bisnis.

Menteri Ferry juga mengungkapkan bahwa Command Center akan mengintegrasikan berbagai pihak terkait, termasuk Kementerian Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Kejaksaan Agung (Kejagung), serta lembaga pengelola dana bergulir (BLU) di Kementerian Koperasi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Dengan sinergi ini, kami optimis percepatan pembentukan dan pengembangan Kopdes Merah Putih dapat berjalan lebih efektif dan terkoordinasi,” harapnya.

Ia menilai, kolaborasi lintas kementerian dan lembaga ini ibarat operasi militer non-perang untuk membangun koperasi yang kuat dan berkelanjutan. “Ini tugas yang tidak ringan, namun kami optimis dengan komitmen dan kerja keras bersama, koperasi bisa menjadi soko guru perekonomian nasional,” tuturnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut