GoPay Tegaskan Ini Kampanyekan Pemberantasan Judi Online

uang digital gopay
Sumber :
  • Twitter.com/@gopayindonesia

Jakarta, VIVA – Kampanye Judi Pasti Rugi yang dicanangkan GoPay sebagai gerakan nasional untuk memberantas praktik judi online di Indonesia mendapatkan apresiasi dari Perhimpunan Hubungan Masyarakat Indonesia (Perhumas) yang menaungi praktisi kehumasan di Tanah Air.

img_title Terungkap! Sopir BYD yang Lindas Ojol di Blok M Ternyata Driver Taksi Online, Baru Sebulan Bawa Mobil Listrik

Perhumas menobatkan Kampanye Judi Pasti Rugi dari GoPay yang dijalankan sepanjang tahun ini sebagai Juara I kategori CSR PR Program pada ajang PR Excellence Award 2025. Kampanye Judi Pasti Rugi memberikan dampak luas melalui kombinasi kampanye online lewat website dan media sosial, serta roadshow offline  ke 66 kota di Indonesia, melibatkan langsung hingga 140 ribu masyarakat Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Penghargaan ini menjadi penanda bahwa pemberantasan judi online mendapatkan perhatian serius dari publik. Hal ini mendorong GoPay untuk terus menghadirkan inisiatif yang relevan dan bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ujar Presiden Direktur GoTo Financial, Sudhanshu Raheja dikutip dari keterangannya, Selasa, 16 Desember 2025.

img_title Era Transaksi Digital Tanpa Tunai Kian Meluas

“Lewat Judi Pasti Rugi, GoPay ingin agar masyarakat memahami bahaya judi online dan melawan praktik ini di lingkungan sekitar, terutama mulai dari kalangan keluarga,” Tambahnya

Dia mengungkapkan, GoPay juga menegaskan komitmennya dalam mendukung upaya nasional dalam memberantas praktik judi online di Indonesia.

img_title Bareskrim Bongkar Judol Berkedok Spin Game, 4 WN China Ditangkap

“GoPay terus mendukung upaya pemerintah Indonesia, termasuk program Kementerian Komunikasi dan Digital dalam melawan praktik judi online yang merusak. Kami berkomitmen untuk menciptakan ekosistem digital dan keuangan yang sehat dan aman untuk digunakan oleh seluruh kalangan,” tambahnya.

Data PPATK terkini menyebutkan bahwa angka transaksi judi online di Indonesia tahun 2025 turun 57 persen menjadi Rp155 triliun, dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang mencapai Rp359 triliun. Penurunan angka transaksi ini menjadi bukti konkrit keberhasilan kerja sama lintas sektor antara swasta dan pemerintah untuk mengedukasi masyarakat Indonesia.

Dua perempuan berjalan di kompleks Masjid Agung Sheikh Zayed di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. (foto ilustrasi). - AFP/Getty Images

Astaghfirullah! Di Tengah Larangan Islam Negara Muslim Ini Legalkan Judi, Jackpot Rp24 Miliar Jadi Sorotan

Keputusan ini cukup menyita perhatian karena UEA merupakan negara yang menjadikan Islam sebagai agama resmi dan selama ini dikenal memiliki aturan ketat terkait judi.

img_title
VIVA.co.id
31 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut