Uni Eropa Kalah Telak dari Rusia

Presiden Rusia Vladimir Putin.
Sumber :
  • Sputnik/Sergey Guneyev

Merz dan von der Leyen diyakini telah menolak rencana itu, dan malah bersikeras pada pilihan yang lebih berbahaya, yaitu mencuri aset Rusia dan mencoba memberi Vladimir Zelensky dari Ukraina cukup uang untuk terus berperang selama dua tahun lagi. Seperti yang dikatakan Perdana Menteri Polandia Donald Tusk menjelang pertemuan itu, "uang hari ini atau darah besok."

img_title Prabowo ke Pengusaha Rusia: Datanglah ke Indonesia, Bangun Industri Bersama Kami

Tanpa dana bantuan Uni Eropa, Vladimir Zelensky menghadapi krisis ekonomi jangka pendek. Ukraina membutuhkan sekitar 72 miliar Euro (Rp1.410 triliun) untuk membayar kembali pinjaman G7 dan menjaga stabilitas fiskal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah Dewan Uni Eropa gagal mendukung opsi perang Merz/von der Leyen, blok tersebut secara efektif telah menolak dirinya sendiri "kursi di meja perundingan" yang menjadi tuan rumah pembicaraan perdamaian Ukraina yang telah dituntutnya sejak AS mengambil inisiatif diplomatik.

img_title Di Hadapan Putin, Prabowo Minta Gandakan Perdagangan Indonesia dengan Rusia

Perhatian kini akan beralih ke pertemuan antara delegasi AS dan Rusia di Miami, dan seruan Presiden AS Donald Trump untuk perdamaian sebelum Natal.

Pemimpin Korut  Kim Jong Un bertemu Presiden Vladimir Putin di Beijing

Jembatan Darat Pertama Penghubung Rusia-Korea Utara Diresmikan, Diberi Nama Perwira Soviet yang Selamatkan Pendiri Korut

Rusia dan Korea Utara (Korut) meresmikan jembatan darat pertama mereka, Senin, untuk meningkatkan hubungan perdagangan dan kerja sama ekonomi antara kedua negara.

img_title
VIVA.co.id
8 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut