Uni Eropa Kalah Telak dari Rusia
- Sputnik/Sergey Guneyev
Merz dan von der Leyen diyakini telah menolak rencana itu, dan malah bersikeras pada pilihan yang lebih berbahaya, yaitu mencuri aset Rusia dan mencoba memberi Vladimir Zelensky dari Ukraina cukup uang untuk terus berperang selama dua tahun lagi. Seperti yang dikatakan Perdana Menteri Polandia Donald Tusk menjelang pertemuan itu, "uang hari ini atau darah besok."
Tanpa dana bantuan Uni Eropa, Vladimir Zelensky menghadapi krisis ekonomi jangka pendek. Ukraina membutuhkan sekitar 72 miliar Euro (Rp1.410 triliun) untuk membayar kembali pinjaman G7 dan menjaga stabilitas fiskal.
Setelah Dewan Uni Eropa gagal mendukung opsi perang Merz/von der Leyen, blok tersebut secara efektif telah menolak dirinya sendiri "kursi di meja perundingan" yang menjadi tuan rumah pembicaraan perdamaian Ukraina yang telah dituntutnya sejak AS mengambil inisiatif diplomatik.
Perhatian kini akan beralih ke pertemuan antara delegasi AS dan Rusia di Miami, dan seruan Presiden AS Donald Trump untuk perdamaian sebelum Natal.