Drama TikTok Berakhir

TikTok.
Sumber :
  • Tiktok

TikTok, dan perusahaan induknya ByteDance, sejak lama menjadi sumber kekhawatiran bagi pemerintah AS. Para pejabat AS mencurigai ByteDance Technology menyalurkan data sensitif pengguna warga negara AS kepada China.

img_title Iran desak BRICS Kompak Cegah Hambatan di Jalur Perdagangan yang Sah

Tuduhan lain menyebut China memanfaatkan algoritma TikTok untuk menyebarkan propaganda dan disinformasi, meski pengguna tidak memilih konten tersebut. Nasib TikTok berada dalam ketidakpastian sejak 2020, ketika Donald Trump pada masa jabatan pertamanya sebagai presiden berupaya melarang aplikasi tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di era Pemerintahan Presiden Joe Biden, AS mengesahkan undang-undang yang mewajibkan TikTok melepas bisnisnya di AS atau terancam dihapus dari platform aplikasi mulai Januari 2025. Aplikasi ini bahkan sempat tak bisa diakses selama beberapa jam pada Januari 2025.

img_title Mercy Bagong Punya Sejarah Panjang, Tapi Lawannya Kini Makin Banyak

Namun, Donald Trump pada hari pertamanya kembali menjabat sebagai presiden menandatangani perintah eksekutif untuk memperpanjang tenggat waktu dan menunda potensi pelarangan. Ia memutuskan untuk mempertahankan operasional aplikasi berbagi video itu di AS dengan memberikan tiga kali perpanjangan tambahan sepanjang tahun ini.

Kepala Basarnas, Mohammad Syafii (tengah)

Basarnas Siapkan Operasi Salvage Cari Korban Kapal Virgo Transport 8, Libatkan Ahli dari AS dan Hong Kong

Basarnas menyiapkan operasi salvage dengan dukungan tim ahli dari Hong Kong, Amerika Serikat (AS) untuk memperluas opsi pencarian korban Kapal Virgo Transport 8.

img_title
VIVA.co.id
17 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut