Wamen ESDM Optimis Lifting Minyak di 2025 Capai 605 Ribu Barel Per Hari

Wakil Menteri ESDM, Yuliot Tanjung
Sumber :
  • VIVA.co.id/Anisa Aulia

Jakarta, VIVA – Wakil Menteri ESDM, Yuliot Tanjung mengaku optimis, capaian lifting minyak di sepanjang tahun 2025 bakal mencapai 605 ribu barel per hari.

img_title DPR Sorot Rencana Impor 30 Juta Barel Minyak dari UEA, Ini yang Perlu Dikaji Pemerintah

Dia mengatakan, kepastian soal capaian target lifting minyak di tahun 2025 sebesar 605 ribu barel per hari itu, saat ini masih dikonsolidasikan dengan pihak SKK Migas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi data akhir itu kan lagi dikonsolidasikan oleh SKK Migas. insyaAllah capaian 605 ribu itu tercapai," kata Yuliot di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat, 2 Januari 2026.

img_title Bahlil Peringatkan Ketegangan Gara-Gara Minyak Bisa Meluas, Singgung Situasi ASEAN

Wakil Menteri ESDM, Yuliot Tanjung, di Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu, 8 Januari 2024

Photo :
  • VIVA.co.id/Mohammad Yudha Prasetya

Dia menambahkan, Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) saat ini juga tengah menyesuaikan tingkat produksi. Dimana, para KKKS itu masih mengacu kepada Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) masing-masing.

img_title Sempat Turun, Harga Minyak Dunia Kini Naik Lagi usai Serangan di Arab Saudi

Meskipun, di sisi lain Yuliot mengakui bahwa memang sempat terjadi kebocoran pipa di ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), yang menyebabkan lifting minyak sempat mengalami penurunan.

Namun, Yuliot memastikan bahwa masalah itu saat ini sudah selesai ditangani, sehingga produksi juga telah kembali normal.

"Kita sudah dikonsolidasikan dengan perusahaan-perusahaan KKKS bagaimana tingkat produksi masing-masing perusahaan KKKS. Kan mereka ada RKAP," kata Yuliot.

"Memang iya, kemarin itu kan juga ada kendala, ada kebocoran di ExxonMobil di Cepu. Tapi dua hari itu sudah bisa diperbaiki. Jadi produksinya ini sudah kembali ke produksi normal," ujarnya.

Diketahui, sebelumnya Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, telah menyampaikan bahwa capaian lifting minyak bumi yang turut mencakup Natural Gas Liquid (NGL) di tahun 2025, telah mencapai 605 ribu barel per hari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Capaian lifting ini ditegaskan Bahlil meningkat dibandingkan dengan tahun 2024, serta sama dengan target yang ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025.

"Alhamdulillah di tahun ini, itu atas arahan bapak presiden memberikan ruang kepada kami dan SKK untuk mencari terobosan-terobosan untuk bagaimana target lifting kita bisa tercapai," ujarnya.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia di Kompleks Istana Kepresidenan

Tak Hanya Tuding Singapura Jual Lagi Gas dari RI, Bahlil Juga Beberkan Data Ini

Tak hanya menduga  sebagian gas alam cair atau liquefied natural gas (LNG) yang diekspor Indonesia ke Singapura dijual kembali ke negara lain. Bahlil Lahadalia

img_title
VIVA.co.id
29 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut