Microsoft sedang Berjudi

Kantor Microsoft.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, VIVA – Menurut pengajuan terbaru Departemen Perizinan dan Regulasi Texas Amerika Serikat (US TDLR), sebuah pusat data (data center) baru akan segera hadir dekat wilayah Far Westside San Antonio.

img_title Keluarga Petani Tolak Jual Tanah 216 Hektare seharga Rp430 Miliar untuk Data Center

Pusat data ini akan semakin memperkuat reputasi negara bagian Lone Star sebagai pusat teknologi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kota kecil Castroville yang menawan, dengan populasi sedikit lebih dari 3.000 jiwa, akan segera menjadi lokasi pembangunan data center senilai US$400 juta (Rp6,7 triliun) milik Microsoft.

img_title Perkuat Portofolio Infrastruktur Digital, INET dan SIDI Resmikan Data Center JKT01

Catatan online menunjukkan bahwa proyek yang diberi nama SAT 82 ini akan menempati area seluas kurang lebih 195 ribu kaki persegi (18 ribu meter persegi) di Medina, Texas.

Meskipun hanya bangunan satu lantai, pembangunan gedung akan memakan waktu hampir dua tahun, menurut TDLR.

img_title 3 Aplikasi AI yang Memudahkan untuk Pelajaran Sekolah 2026: Solusi Cerdas Mengatur Jadwal, Tugas, dan Catatan

Konstruksi di lokasi tersebut, 3580 FM 471 North, akan dimulai pada 13 Agustus 2026. Kunjungan ke lokasi tersebut menunjukkan bahwa peralatan dan poster selamat datang sudah ada di tempat.

Sebuah lapangan terbuka, jalan dua jalur, dan properti perumahan berada di dekatnya. Seiring waktu, struktur tersebut kemungkinan akan tampak seperti gudang tanpa jendela.

Mungkin akan sulit bagi warga untuk melihat pusat tersebut dengan jelas, karena masing-masing dikelilingi pagar yang luas untuk tujuan keselamatan dan keamanan, demikian pernyataan situs web Microsoft.

SAT 82 bergabung dengan enam SAT lainnya di Medina County, menurut TDLR: SAT 80, SAT 81, SAT 89/90, SAT 93, SAT 94, dan satu lagi dengan judul SAT 82, tetapi dengan alamat yang berbeda.

Pusat-pusat tersebut menyediakan infrastruktur yang dibutuhkan untuk membuka aplikasi telepon, bergabung dalam rapat virtual Zoom, memainkan game online, dan banyak lagi.

Menurut situs web perusahaan, pusat-pusat tersebut juga memungkinkan platform cloud Azure, AI, dan alat kolaborasi perusahaan untuk terus beroperasi seperti biasa, seperti dikutip dari Finance.Yahoo, Selasa, 13 Januari 2026.

Awal musim gugur ini, anggota komunitas di grup Facebook lingkungan Redbird Ranch yang privat menyuarakan kekhawatiran tentang kehadiran Microsoft di daerah tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Beberapa pengguna khawatir proyek perusahaan akan memperburuk kemacetan lalu lintas. Yang lain menyoroti jumlah air yang sangat besar yang digunakan oleh pusat data (data center).

Dalam laporan keberlanjutan pada 2024, Microsoft menyatakan bahwa konsumsi air pada 2023—yang mencakup tetapi tidak terbatas pada pusat data—meningkat sebesar 1,7 miliar galon dari tahun sebelumnya, menjadi 2,1 miliar galon. Perusahaan tersebut menghubungkan peningkatan ini dengan pertumbuhan bisnisnya.

ilustrasi otak manusia.

Negara yang Jaraknya 1 Jam dari Indonesia Ciptakan 'Komputer Hidup' dari 200 Ribu Sel Otak Manusia

Singapura telah meluncurkan pusat data (data center) yang dioperasikan secara independen pertama di dunia yang menggunakan 200 ribu sel otak manusia hidup.

img_title
VIVA.co.id
25 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut