Stress Test Perbankan Disorot saat Rupiah Melorot

Ilustrasi mata uang Rupiah.
Sumber :
  • pixabay.com/WonderfulBali

Jakarta, VIVA – Rupiah nyaris menyentuh Rp17 ribu per dolar Amerika Serikat (AS). Mata uang Republik Indonesia di pasar spot ditutup melemah tipis 1 poin di level Rp16.956, pada penutupan perdagangan Selasa sore, 20 Januari 2026.

img_title Pasar Saham RI Terancam Turun Kelas? OJK Siapkan Jurus Ini Jelang Keputusan MSCI

Sementara berdasarkan data Jakarta Interbank Spot Dollar Rate atau Jisdor BI, kurs Rupiah terhadap dolar AS ditutup di level Rp16.981 per Selasa hari ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta perbankan meningkatkan kewaspadaan dengan melakukan uji ketahanan atau stress test secara lebih ketat guna mengukur dampak pelemahan nilai tukar Rupiah yang kembali mendekati level psikologis Rp17 ribu per dolar AS terhadap stabilitas bank.

img_title Rupiah Hari Ini Bertahan di Rp17.992 per Dolar AS, Bagaimana Pengaruh Kebijakan The Fed?

Apa itu stress test? Ini adalah teknik untuk mengukur ketahanan modal dan kecukupan likuiditas perbankan dalam menghadapi perubahan dan shock pada kondisi makro ekonomi.

Teknik tersebut digunakan untuk menilai dampak variabel trigger terhadap kondisi industri/perusahaan, serta seberapa kuat industri/perusahaan menerima gejolak kondisi eksternal.

img_title Saham BBCA Turun Tajam, Begini Perjalanan Harga hingga Klarifikasi Isu Akuisisi

Trigger umum yang digunakan adalah laju inflasi dan nilai kurs. Stress test bisa menggambarkan kemampuan bank untuk memenuhi kebutuhan likuiditas dalam kondisi krisis, yang didasarkan pada berbagai skenario.

Penetapan cakupan dan frekuensi stress test harus sesuai dengan skala dan kompleksitas usaha, serta eksposur risiko likuiditas bank.

Dengan menggunakan skenario stress secara spesifik pada bank maupun stress pada pasar yang sudah mempertimbangkan berbagai faktor, maka pihak bank sentral dapat mengetahui potensi penyebab kondisi krisis likuiditas, durasi peristiwa dan kedalaman (severity) permasalahan yang ditimbulkan oleh bank yang bersangkutan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam menetapkan skenario untuk stress test, bank menggunakan skenario yang bersifat historis dan/atau hipotesis dengan mempertimbangkan aktivitas bisnis dan kerentanan bank.

Karena krisis yang terjadi atas suatu instrumen keuangan, atau produk tertentu yang dapat berdampak pada bank yang memiliki eksposur pada suatu instrumen keuangan atau produk tertentu, misalnya produk terstruktur (structured product).

Ilustrasi rupiah dan dolar

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Rp 18.033 per Dolar AS

Rupiah dibuka melemah 11 poin atau 0,06 persen menjadi Rp18.033 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp18.022 pada pembukaan perdagangan hari ini

img_title
VIVA.co.id
22 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut