Daftar Negara Paling Banyak Utang di Dunia, Ada Indonesia? 

Ilustrasi pertumbuhan ekonomi Jepang
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, VIVA –  Lonjakan utang negara-negara kembali menjadi perhatian dunia di tengah kondisi ekonomi global yang belum sepenuhnya stabil. Tekanan geopolitik, kenaikan suku bunga, serta kebutuhan belanja yang tinggi membuat banyak negara menambah pembiayaan melalui utang. 

img_title Respons Menko Polkam Dudung Soal Warga Negara Tetangga Protes Asap Karhutla

Situasi ini mendorong total utang publik global naik ke level yang belum pernah terjadi sebelumnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan data terbaru International Monetary Fund atau IMF, total utang pemerintah dunia pada 2025 telah melampaui US$110,9 triliun atau setara Rp1.874.210 triliun. Negara-negara dengan perekonomian besar menyumbang porsi terbesar dari total tersebut. 

img_title Bayangan Dinamika Perekonomian Global Munculkan In This Economy, Emil Dardak Saran Counter Cycle

Mengacu pada World Economic Outlook IMF edisi Oktober 2025 dan data Visual Capitalist, berikut 10 negara dengan utang pemerintah terbesar di dunia, sebagaimana dirangkum pada Kamis, 22 Januari 2026.

1. Amerika Serikat

img_title Intip Multiplier Effect Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 Genjot Ekonomi Masyarakat Lokal

Ilustrasi Ekonomi Amerika Serikat

Photo :
  • Freepik

Amerika Serikat masih menjadi peminjam terbesar dunia dengan total utang pemerintah mencapai US$38,27 triliun atau setara Rp646.763 triliun. Angka ini mencakup lebih dari sepertiga total utang publik global. 

Sepanjang tahun lalu saja, pemerintah AS menambah utang sekitar US$2,9 triliun atau setara Rp49.010 triliun, dipicu oleh defisit fiskal berkelanjutan, kenaikan pembayaran bunga, serta kewajiban belanja jangka panjang. 

Meski demikian, status dolar AS sebagai mata uang cadangan dunia membuat negara ini tetap bisa berutang dengan biaya relatif rendah.

2. China

China menempati posisi kedua dengan utang pemerintah sekitar US$18,68 triliun atau setara Rp315.692 triliun. Walaupun masih jauh di bawah Amerika Serikat, pertumbuhan utang China tergolong paling cepat pada 2025, mencapai 13,6 persen secara tahunan. 

Sekitar US$2,2 triliun atau setara Rp37.180 triliun ditambahkan dalam setahun terakhir, didorong oleh investasi yang dipimpin negara, kebutuhan pendanaan pemerintah daerah, serta upaya stabilisasi ekonomi.

3. Jepang

Jepang mencatatkan utang pemerintah sebesar US$9,83 triliun atau setara Rp166.127 triliun. Tingginya utang ini mencerminkan defisit anggaran kronis, tantangan demografi akibat populasi menua, serta stimulus fiskal jangka panjang yang terus berlanjut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

4. Inggris

Inggris memiliki utang publik sekitar US$4,09 triliun atau setara Rp69.121 triliun. Beban utang negara ini meningkat secara bertahap akibat belanja fiskal besar, terutama selama pandemi, yang dampaknya masih terasa hingga kini.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut