Thomas Djiwandono Jamin BI Tetap Independen meski Dirinya Jadi Deputi Gubernur

Thomas Djiwandono Dipanggil Prabowo di Kartanegara
Sumber :
  • VIVA.co.id/M Ali Wafa

Jakarta, VIVA – Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) terpilih, Thomas Djiwandono, menjamin bahwa BI akan tetap independen sebagai bank sentral, meskipun dirinya bakal menjabat sebagai salah satu Deputi Gubernurnya.

img_title Penjualan Eceran Naik, Makanan hingga Rokok Jadi Penopang Belanja Warga RI

Pasalnya, Thomas menegaskan bahwa BI telah memiliki Undang-undang sendiri yang telah menetapkan aturan dan tugasnya sebagai bank sentral.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Karena BI itu kan bergerak di bawah undang-undangnya sendiri," kata Thomas di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Rabu, 28 Januari 2026.

img_title Pengembangan Ekonomi Pesantren Sunan Drajat Makin Mandiri hingga Omzet Ratusan Miliar

Deputi Gubernur BI, Thomas Djiwandono

Photo :
  • [Mohammad Yudha Prasetya]

"Maka kalau kita percaya bahwa undang-undang (BI) itu ada, itu enggak bisa serta merta tiba-tiba berubah hanya gara-gara seorang seperti saya masuk," ujarnya.

img_title FEKDI x IFSE 2026 Jadi Ajang Sinergi BI dan Pemerintah Pacu Ekonomi Keuangan Digital RI

Sebelumnya, Thomas juga sudah mengakui bahwa dirinya tidak memiliki pengalaman di sektor moneter sebagai modal untuk menduduki posisi barunya sebagai Deputi Gubernur BI.

Namun, Dia memastikan bahwa dengan bekal sebagai mantan Wakil Menteri Keuangan sejak 18 Juli 2024, dirinya akan mampu mengemban tugas sebagai Deputi Gubernur BI.

"Memang kalau dilihat dari rekam jejak harus dari orang moneter, saya enggak ada. Cuma rekam jejak saya selama 1,5 tahun di Kemenkeu silakan dilihat," kata Thomas.

Berbekal pengalaman di bidang fiskal dari 1,5 tahun jabatannya sebagai Wamenkeu itu, Thomas mengaku yakin bisa melengkapi formasi Deputi Gubernur BI bersama kolega lainnya di jabatan tersebut. Dia bahkan mengaku optimis bisa segera menyesuaikan diri dengan tugas dan amanat, yang bakal diembannya di jabatan baru di bank sentral.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya tidak bisa pungkiri bahwa saya tidak punya pengalaman moneter. Tapi saya memiliki beberapa kapabilitas lain, yang bisa melengkapi. Saya masuk dengan pengalaman saya yang cukup dalam di fiskal selama 1,5 tahun (sebagai Wamenkeu)," kata Thomas.

"Jadi ini hal-hal yang menurut saya bisa saya bawa (untuk) bisa melengkapi (formasi Deputi Gubernur BI)," ujarnya.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung (podium)

Pramono Gaspol Ubah Jakarta Jadi Kota Global, Ada Rp5,87 T untuk Rumah hingga Bus Listrik

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan upaya mentransformasi Jakarta menuju kota global berdaya saing tak bisa dilakukan secara individual atau ego-sektoral.

img_title
VIVA.co.id
13 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut