BTN Targetkan Pembiayaan 20.000 Rumah Rendah Emisi pada 2026

BTN.
Sumber :
  • Dokumentasi BTN.

BTN juga telah kembali menghasilkan para inovator baru melalui BTN Housingpreneur 2025 yang baru saja ditutup pada 31 Januari 2026 dengan total 1.170 submission selama gelaran berlangsung. Ajang tersebut menghasilkan 26 pemenang dari total 58 finalis yang lolos seleksi ketat oleh Dewan Juri yang berasal dari pelaku industri perumahan, akademisi, arsitek, dan manajemen BTN.

img_title Prabowo Bakal Bentuk Timsus Buat Pendidikan Gratis, Pembiayaan Ditargetkan Rampung dalam 1 Bulan

Setiyo juga turut mengapresiasi para developer yang berpartisipasi dalam Program Rumah Rendah Emisi BTN, salah satunya yang turut hadir dalam kesempatan tersebut yakni Preadi Ekarto selaku CEO dan Owner ISPI Group yang membangun Perumahan Mutiara Gading City di Bekasi. ISPI Group merupakan salah satu developer yang telah terlibat program ini sejak dimulai pada November 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami di ISPI Group terus mendukung program rumah rendah emisi ini. Banyak lahan yang masih bisa dibangun untuk rumah rendah emisi,” ujar Preadi.

img_title Bung Towel Desak BTN Beri Penjelasan soal Badai Cedera Timnas Indonesia Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

Untuk lebih mendorong lebih banyak developer terlibat dalam Program Rumah Rendah Emisi, BTN akan menstandarisasi insentif yang akan diberikan untuk developer menjadi suatu paket yang menarik. “Bunga untuk developer rumah rendah emisi juga sudah diturunkan. Nanti akan kami standarisasi, misalnya suku bunganya bisa turun 25 basis poin. Jadi macam-macam insentifnya,” ungkap Setiyo.

Tidak hanya bermitra dengan developer dan startup daur ulang, BTN juga turut melibatkan masyarakat dalam hal ini nasabah KPR untuk turut berkontribusi dalam pengurangan emisi karbon. Program yang paling utama yaitu Program “Bayar Angsuran-Mu Pakai Sampah-Mu”, yang memungkinkan debitur KPR BTN untuk mengumpulkan sampah rumah tangga melalui startup Rekosistem dan sampah tersebut dikonversi menjadi rupiah ke dalam tabungan nasabah untuk mengurangi angsuran KPR.

img_title Perluas Ekspansi di Jakarta, Luxpawn Usung Perspektif Baru tentang Nilai Aset Mewah

“Setelah dihitung-hitung, dengan mengikuti program ini bisa mengurangi cicilan KPR sekitar 10-15% per bulannya atau sekitar Rp100.000-150.000, ini lumayan sekali untuk memberikan penghasilan tambahan bagi rumah tangga yang terlibat,” ujar Setiyo.

Program “Bayar Angsuran-Mu Pakai Sampah-Mu” mendapatkan apresiasi dari Ratu Belanda Queen Maxima dalam kapasitasnya sebagai Advokat Khusus Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Financial Health (UNSGSA) saat kunjungannya ke Indonesia pada 26 November 2025 untuk menyaksikan langsung program ini dan bertemu dengan para nasabah KPR BTN.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut