UMKM Harus Manfaatkan Momentum Imlek dan Ramadan

Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira Adhinegara (tengah).
Sumber :
  • Instagram.com/@bhimayudhistira

Jakarta, VIVA - Momentum Tahun Baru China (Imlek) dan Bulan Suci Ramadhan yang berdekatan tahun ini diyakini dapat mendorong konsumsi masyarakat terhadap produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

img_title Bobby Nasution Dorong UMKM Sumut Perluas Pasar Lewat Misi Dagang Jatim

Hal tersebut diungkapkan Direktur Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Bhima Yudhistira Adhinegara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Harus ada riset ke mana arah tren pola konsumsi masyarakat. Misalkan, untuk pakaian jadi apa tren baju Imlek, Ramadan, serta Idul Fitri tahun ini," katanya, Senin, 9 Februari 2026.

img_title Libatkan Lebih dari 150 UMKM Binaan, Pertamina SMEXPO 2026 Digelar

Pada momen keagamaan, produk UMKM yang tersegmentasi bisa menarik minat konsumen seperti produk khas Imlek dengan paket makanan ringan, promosi liburan, maupun produk aksesoris yang berhubungan dengan perayaan.

Imlek juga akan meningkatkan minat konsumen pada buah-buahan seperti jeruk Mandarin, kue-kue dan minuman khas perayaan.

img_title PNM Bersama Kementerian UMKM LuncurkanProgram Laksmi, Perkuat Sinergi Pemberdayaan Usaha Mikro Perempuan

Pelaku UMKM juga bisa meningkatkan penjualan mereka dengan menyediakan produk yang diminati pada saat Ramadhan, yakni perangkat ibadah, makanan beku, pakaian jadi, hingga promosi transportasi dan perhotelan.

Bhima juga menyarankan pelaku UMKM untuk melihat potensi minat konsumen pada Hari Raya Idul Fitri seperti jasa penitipan hewan dan parsel Lebaran.

Potensi produk lokal saat ini masih memiliki peluang untuk tumbuh, namun, penjual harus memiliki fokus kepada konsumen tertentu dan tidak menargetkan konsumen umum.

"Penjualan produk lokal masih punya peluang tumbuh, tapi, akan sangat lokal dan terkait kebutuhan esensial seperti makanan, baju dan transportasi saat mudik,” ungkapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk menghadapi daya beli masyarakat yang sedang menantang dan kondisi ekonomi global yang mengalami ketidakpastian, Bhima menyarankan untuk melakukan kolaborasi sesama UMKM, misalnya dengan mengadakan bazar kuliner dan perlengkapan Ramadan di lokasi sekitar masjid.

Ia mengatakan memanfaatkan berbagai platform digital dan media sosial akan sangat baik untuk menawarkan produk, serta menyediakan bahan baku secukupnya sesuai perkiraan permintaan agar tidak terjadi kerugian berarti (Ant)

MotoGP Mandalika 2026 Jadi Magnet Wisatawan

Sport Tourism Indonesia Menuju Panggung Dunia, BRI Dukung MotoGP Mandalika 2026

MotoGP Mandalika 2026 menjadi momentum mendorong sport tourism Indonesia ke panggung dunia. BRI mendukung ajang ini untuk menggerakkan pariwisata, UMKM, dan ekonomi lokal

img_title
VIVA.co.id
29 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut