Elon Musk Ramal Coding akan Punah Tahun Ini

Elon Musk.
Sumber :
  • Driving.ca

Jakarta, VIVA – Elon Musk kembali memicu perdebatan di dunia teknologi setelah menyatakan bahwa kecerdasan buatan (AI) akan berkembang hingga mampu menulis dan mengoptimalkan kodenya sendiri tanpa campur tangan manusia.

img_title Terpopuler: Penjualan Mobil Tembus 511 Ribu Unit, Merek Favorit Juli, hingga Gaji Fantastis Elon Musk

Menurutnya, praktik coding konvensional perlahan akan ditinggalkan karena AI dapat langsung menghasilkan kode biner yang lebih efisien. Dalam pertemuan internal bersama tim xAI pekan ini, Musk menyampaikan pandangannya secara lugas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Segalanya akan berubah, mungkin paling cepat akhir tahun ini. Anda bahkan tidak perlu lagi menulis kode sendiri. AI akan langsung menghasilkan kode biner,” ujar dia.

img_title Gaji Elon Musk Setara 2,5 Juta Tahun Upah Pekerja Tesla

xAI merupakan perusahaan AI milik Musk yang resmi terintegrasi dengan SpaceX pada awal Februari 2026. Integrasi tersebut diyakini memperkuat ambisi Musk dalam membangun ekosistem teknologi berbasis AI yang menyeluruh.

Elon Musk menilai, kemampuan AI menghasilkan kode biner secara langsung akan melampaui kinerja kompiler tradisional yang selama ini digunakan pengembang perangkat lunak.

img_title Elon Musk Bongkar Skenario Mengerikan Soal Ancaman AI

Nantinya, pengguna cukup memberikan instruksi atau prompt untuk memperoleh hasil yang diinginkan, tanpa harus melalui tahapan penulisan dan kompilasi kode seperti saat ini.

Pendekatan tersebut, kata dia, berpotensi memangkas proses pengembangan perangkat lunak secara signifikan. Elon Musk juga optimistis terhadap pengembangan model andalan perusahaannya.

“Kami memperkirakan Grok Code akan mencapai tingkat paling canggihnya dalam dua sampai tiga bulan ke depan. Perkembangannya sangat cepat,” ungkapnya. Sebelumnya, xAI telah meluncurkan Grok Code Fast 1 pada pertengahan tahun lalu.

Model tersebut diklaim memiliki performa tinggi dengan desain ringkas dan biaya operasional yang efisien, sehingga dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan pemrograman umum secara instan.

Dalam kesempatan yang sama, Elon Musk memaparkan rencananya membangun platform AI yang mampu bersaing di banyak sektor, mulai dari Large Language Model (LLM), generator gambar dan video, hingga perangkat pengembangan perangkat lunak berbasis AI.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, di balik ekspansi tersebut, xAI juga melakukan penataan ulang organisasi. Dua pendirinya, Tony Wu dan Jimmy Ba, diketahui meninggalkan perusahaan pada 9 dan 10 Februari 2026.

Elon Musk pun menanggapi perubahan itu dengan mengatakan, “Ketika perusahaan berkembang, ada orang yang lebih cocok di tahap awal dan ada yang lebih sesuai untuk tahap berikutnya.”

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut