RIlis Tabungan Umrah, BSI Bidik Godain 2 Juta Nasabah

PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI)
Sumber :
  • BSI

Jakarta, VIVA – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) meluncurkan produk BSI Tabungan Umrah untuk mempermudah nasabah dalam merencanakan dan menjalankan ibadah umrah ke Tanah Suci. Sekitar 2 juta nasabah aktif BSI berpotensi untuk turut mengikuti tabungan tersebut.

img_title Kemenhaj Minta Travel Umrah Tak Transit di Singapura dan Malaysia, Ada Apa?

Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna menyatakan, pihaknya menghadirkan produk baru tersebut sebagai solusi end-to-end bagi nasabah dalam melakukan ibadah. Mulai dari menabung, membeli paket umrah, hingga melakukan transaksi pembayaran sewaktu jemaah berada di Arab Saudi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Insya Allah nanti ekosistemnya terintegrasi end-to-end dari menabungnya di BSI, beli paketnya (perjalanan umrah) di BSI, transaksi menggunakan kartu BSI, dan pas umrah bisa terintegrasi terus dengan ekosistem di BSI karena tabungan ini bisa terus digunakan sebagai tabungan harian,” ujarnya di Jakarta, dikutip, Selasa, 24 Februari 2026..

img_title Kabar Gembira, Kemenhaj Pastikan Situasi di Arab Saudi Aman untuk Umrah

Dia menuturkan, keuntungan bagi nasabah tabungan umrah tersebut salah satunya adalah fasilitas Kartu Debit Visa Mabrur. Debit itudapat memberikan layanan tarik tunai gratis di mesin ATM Arab Saudi, nilai kurs yang kompetitif, cashback transaksi, serta program donasi dari pembelian di merchant makanan.

Produk tabungan tersebut turut terintegrasi dengan aplikasi Bewize BSI yang memungkinkan pihak travel rekanan untuk mengelola nasabah referral, termasuk memonitor dana tabungan berdasarkan persetujuan nasabah.

img_title Beribadah Dalam Eskalasi Konflik di Arab Saudi, Kemenlu Pastikan 49 Ribu Jamaah Umrah Aman

Anton menyampaikan, BSI Tabungan Umrah diharapkan dapat mendorong penguatan ekosistem business-to-customer (B2C) dan business-to-business (B2B), mengingat produk tersebut tidak hanya menyasar nasabah individu, tapi juga diarahkan memperkuat ekosistem bisnis haji dan umrah secara lebih luas. Produk tersebut dijalankan dengan akad wadiah yang ditujukan untuk perorangan dalam dua pilihan valuta, yakni rupiah (IDR) dan dolar AS (USD), tanpa adanya biaya admin.

Jika menggunakan rupiah, setoran awal minimum bagi nasabah ditetapkan sebesar Rp100 ribu, sedangkan setoran minimum selanjutnya sebesar Rp10 ribu. Nasabah diwajibkan menyisakan saldo minimum sebesar Rp50 ribu. Sementara itu, biaya penutupan rekening dikenakan sebesar Rp20 ribu. Namun, jika menggunakan dolar AS, nasabah diwajibkan untuk memberikan setoran awal sebesar 10 dolar AS, dengan minimal setoran berikutnya senilai 5 dolar AS. Saldo minimum di rekening nasabah diwajibkan sebesar US$10. Adapun biaya penutupan rekening ditetapkan senilai US$5.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut