Airlangga Sebut Tarif Dagang Indonesia-AS Jadi 15 Persen

Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto
Sumber :
  • Biro Pers Sekretariat Presiden

Jakarta, VIVA – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan, tarif dagang Indonesia dengan Amerika Serikat (AS) turun dari 19 persen ke 15 persen.

img_title Perang AS-Iran Masuk Bulan Kesembilan, Vance Ungkap Syarat Damai soal Nuklir

Hal ini menyusul Mahkamah Agung (MA) AS, yang membatalkan kebijakan tarif Presiden Donald Trump dan rencana penerapan tarif global 15 persen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Dapat diskon jadi 15 persen,” kata Airlangga di kantor Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta, Jumat, 27 Februari 2026.

img_title Hashim Sebut Pajak Digital Mulai 9 November, Airlangga: Nanti Kita Lihat

Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden AS Donald Trump menandatangi perjanjian dagang

Photo :
  • Instagram.com/sekretariat.kabinet

Dia mengatakan, kesepakatan atau hasil akhir negosiasi tarif dagang Indonesia-AS yang tertuang dalam dokumen Agreement on Reciprocal Trade (ART) beberapa waktu lalu, tetap akan berlaku setelah 90 hari.

img_title Inflasi Oktober 2026 Tembus 3,23 Persen, Airlangga Sebut Pemerintah Tidak Khawatir

“Tidak batal, itu kan baru berlaku sesudah 90 hari, dan sesudah ratifikasi,” ujarnya.

Diketahui dalam perjanjian tersebut, sebanyak 1.819 pos tarif produk Indonesia memperoleh fasilitas pembebasan bea masuk hingga nol persen.

Produk yang tercakup antara lain minyak sawit, kopi, kakao, rempah-rempah, karet, komponen elektronik termasuk semikonduktor, hingga komponen pesawat terbang.

Selain itu, kedua negara juga menyepakati penghapusan tarif bea masuk nol persen untuk produk tekstil dan garmen asal Indonesia melalui skema kuota tertentu. Airlangga memastikan hal itu masih akan berlaku bagi Indonesia.

“Kalau bea masuk 0 (persen) untuk sektor yang 1.600 lebih itu kan salah satu andalan kita. Jadi diharapkan market-nya bisa ekspansi. Yang dari 0 persen ke sekarang juga memang sudah 0 persen,” ujarnya.

Sebelumnya, AS tetap memberlakukan tarif resiprokal sebesar 19 persen terhadap produk impor dari Indonesia. Namun, daftar 1.819 pos tarif dan produk tekstil yang telah diidentifikasi dalam perjanjian memperoleh pengecualian tarif 0 persen.

Sehari setelah pengumuman ART, Mahkamah Agung AS memutuskan untuk membatalkan beberapa kebijakan tarif global Trump.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada Jumat (20/2) waktu setempat, Mahkamah Agung AS, dengan hasil pemungutan suara 6-3, memutuskan bahwa Presiden Donald Trump tidak berwenang untuk memberlakukan tarif global berdasarkan Undang-Undang Kekuasaan Ekonomi Darurat Internasional (IEEPA).

Putusan tersebut membuat AS mulai menerapkan tarif global sementara sebesar 10 persen, dengan rencana Gedung Putih menaikkannya menjadi 15 persen. (Ant).

Ilustrasi kapal di Selat Hormuz

Ledakan Terdengar di Iran saat Negosiasi dengan AS Berlangsung, Apa yang Terjadi di Selat Hormuz?

Ledakan terdengar di Pulau Qeshm dan Bandar Lengeh, Iran, pada 3 November 2026. Penyebab belum diketahui di tengah ketegangan Selat Hormuz. Baca di sini

img_title
VIVA.co.id
3 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut