Purbaya Jamin Program MBG Tak Akan Kurangi Anggaran Pendidikan

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa
Sumber :
  • [Mohammad Yudha Prasetya]

Jakarta, VIVA – Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menjamin bahwa anggaran belanja pendidikan tetap aman, dan tidak akan dikurangi dengan adanya program Makan Bergizi Gratis (MBG).

img_title Lulusan LPDP Pulang Bawa Gelar, Lalu Mau Berkontribusi di Mana? Ini Tantangannya

"(Anggaran pendidikan) tetap aman,” kata Purbaya dalam konferensi pers di Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat, 6 Maret 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia menegaskan bahwa program MBG telah memiliki alokasi anggaran tersendiri, yang tidak mengganggu belanja rutin program pendidikan. Sementara pagu anggaran untuk pendidikan dalam APBN dipastikan juga tetap teralokasi sebesar 20 persen, sebagaimana amanat undang-undang.

img_title MK Bongkar Status Certificate of Attendance Gibran: Bukan Bukti Kelulusan

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa

Photo :
  • [Mohammad Yudha Prasetya]

“Anggaran (MBG) cuma beli makanan saja gitu, tapi bukan dimasukkan ke pendidikan atau pendidikan dipotong,” ujarnya.

img_title BGN Tata Skema Insentif Mitra SPPG, Pastikan Anggaran MBG Tepat Guna

Diketahui, sebelumnya pemerintah telah menegaskan bahwa anggaran pendidikan 2026 yabg telah disepakati bersama DPR dan Badan Anggaran DPR, tidak akan dikurangi akibat program MBG.

Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya memastikan, seluruh program pendidikan strategis seperti Kartu Indonesia Pintar dan Program Indonesia Pintar tetap berjalan, disertai penguatan akses melalui Sekolah Rakyat serta renovasi sekitar 16.000 sekolah pada 2025 dengan anggaran Rp 17 triliun.

Dia juga menyampaikan pemerintah menaikkan insentif guru menjadi Rp 400.000 serta tunjangan guru non-ASN dari Rp 1.500.000 menjadi Rp 2.000.000 pada 2025, sebagai bagian dari penguatan sektor pendidikan.

Tenaga Ahli Utama Badan Komunikasi Pemerintah, Hariqo Wibawa Satria juga menjelaskan, anggaran pendidikan di tahun 2026 mencapai Rp 769,8 triliun. Di dalamnya terdapat komponen alokasi anggaran sebesar Rp 223,5 triliun untuk Badan Gizi Nasional (BGN) mengelola Program MBG.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia menegaskan, MBG justru menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari sistem pendidikan karena gizi merupakan fondasi bagi proses belajar siswa. Selain itu, berbagai program pendidikan lain tidak mengalami pengurangan anggaran, bahkan beberapa di antaranya meningkat, seperti tunjangan guru dan bantuan pendidikan.

Hariqo juga meluruskan informasi yang beredar tentang sekolah terbengkalai karena MBG. Hal itu tidak benar karena sepanjang tahun 2025, 16 ribu sekolah sudah diperbaiki, bahkan di tahun 2026, ditargetkan sebanyak 71 ribu sekolah akan kembali dilengkapi fasilitasnya.

Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka

Tak Temukan Bukti Ijazah Gibran, MK Blak-blakan Siapa yang Punya Kewenangan

MK mengungkap hasil pemeriksaan dokumen pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam perkara yang mempersoalkan syarat pencalonannya pada Pilpres 2024.

img_title
VIVA.co.id
7 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut