Cara PLN Pastikan Perjalanan EV Aman pada Masa Periode Mudik Lebaran
- Dokumentasi PLN.
Menjelang waktu maghrib, rombongan tiba di SPKLU Grand Watu Dodol Banyuwangi, yang menjadi titik terakhir pengecekan dalam perjalanan hari itu.
Lokasi ini dikenal sebagai titik penting bagi pengguna kendaraan listrik sebelum melanjutkan perjalanan menyeberang ke Bali melalui Pelabuhan Ketapang.
Adi Priyanto sempat berbincang dengan beberapa pelanggan yang sedang mengisi daya kendaraan listrik mereka.
Ia juga mengapresiasi kepedulian generasi muda terhadap penggunaan kendaraan ramah lingkungan. “Saya bangga melihat anak-anak muda yang sudah menggunakan kendaraan listrik karena peduli terhadap lingkungan,” ujar Adi saat berbincang dengan pelanggan di lokasi tersebut.
Di lokasi yang sama, PLN juga mendirikan Posko Siaga Layanan SPKLU Ramadan dan Idul Fitri 2026 untuk mendukung kenyamanan pengguna kendaraan listrik yang singgah di Banyuwangi. Posko ini dibangun tepat di samping fasilitas SPKLU yang dilengkapi fast charging berkapasitas 30 kW.
Berbeda dengan posko biasa, fasilitas ini dirancang agar pengguna kendaraan listrik dapat beristirahat dengan nyaman sambil menunggu proses pengisian baterai.
Di dalam posko tersedia ruang ber-AC yang lebih private, serta ruang tengah dengan sofa set yang dapat digunakan untuk beristirahat.
Selain itu, PLN juga menyediakan area dapur sederhana yang memungkinkan pengguna menyiapkan makanan ringan seperti mie instan atau kopi selama menunggu proses pengisian kendaraan listrik.Petugas PLN juga berjaga selama 24 jam dalam tiga shift untuk memastikan pelayanan berjalan lancar selama periode mudik Lebaran.
Adi Priyanto menegaskan bahwa PLN ingin memastikan perjalanan pengguna kendaraan listrik menuju kampung halaman dapat berlangsung aman dan nyaman.
Melalui kesiapan infrastruktur SPKLU di jalur strategis serta dukungan petugas di lapangan, PLN berharap pengguna kendaraan listrik dapat melakukan perjalanan tanpa khawatir terkait ketersediaan fasilitas pengisian daya.