Bursa Asia Dibuka Beragam saat Sinyal Damai AS-Iran Masih Samar

Ilustrasi Kota Tokyo
Sumber :
  • Freepik

Jakarta, VIVA - Bursa Asia-Pasifik dibuka beragam pada awal perdagangan hari ini, Kamis, 26 Maret 2026. Fluktuasi menyusul sikap Iran menolak pertemuan langsung dengan Amerika Serikat (AS) meskipun pihak Teheran tengah mempertimbangkan proposal perdamaian yang diajukan Washington untuk mengakhiri perang. 

img_title Dari Pabrik Chip hingga Pusat Data AI, Inilah Medan Pertempuran Baru yang Jarang Terlihat oleh Publik

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menegaskan pertukaran pesan antara kedua negara melalui mediator tidak berarti negosiasi dengan AS. Sebelumnya, media pemerintah Iran melaporkan bahwa negara itu akan menolak tawaran gencatan senjata AS dan telah menguraikan sejumlah persyaratan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ahli Strategi Valuta Asing dan Suku Bunga Global di Macquarie Group, Thierry Wizman, menuturkan gencatan senjata belum akan terjadi dalam waktu dekat. Menurutnya, saat ini perang memasuki fase ketiga, yaitu ‘berbicara dan bertempur,’ bukan hanya berbicara saja, atau hanya bertempur saja.

img_title Trump Kesal Tak Dapat Nobel Perdamaian, Klaim Akhiri 8 Perang

“Intensifikasi aksi militer oleh AS dalam upaya mendorong Iran untuk membuat konsesi penting kemungkinan akan terjadi dalam dua minggu ke depan, sebelum operasi tempur besar berhasil, mungkin pada pertengahan April,” kata Wizman dikutip dari CNBC Internasional, Kamis, 26 Maret 2026. 

Ilustrasi perang Iran vs Israel

Photo :
  • AI

img_title IHSG Tergelincir 1,88% ke 6.031, Investor Dibayangi Lonjakan Yield US Treasury

Di Jepang, indeks Nikkei 225 naik 0,28 persen. Indeks Topix ikut membukukan penguatan sebesar 0,43 persen. 

Di Korea Selatan, indeks Kospi merosot 1,55 persen. Sedangkan indeks Kosdaq yang terdiri dari saham berkapitalisasi kecil hampir tidak berubah.

Indeks S&P/ASX 200 Australia juga dibuka datar. Indeks Hang Seng Hong Kong berjangka meningkat ke level 25.268 dari posisi sebelumnya di area 25.335,95.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, bursa AS ditutup kinclong. Indeks S&P 500 melesat 0,54 persen menjadi 6.591,90. 

Nasdaq Composite melonjak 0,77 persen ke level 21.929,83. Indeks Dow Jones Industrial Average  naik 305,43 poin atau 0,66 persen ke posisi 46.429,49.

JK menyampaikan kuliah umum bertajuk

Bicara di Harvard, JK Ingatkan soal Perang Dunia hingga Korupsi yang Menekan Ekonomi Indonesia: Uang Saja Tidak Cukup!

Di Harvard, JK menegaskan dinamika geopolitik tidak hanya menentukan arah hubungan antarnegara, tetapi juga memengaruhi stabilitas ekonomi dan kehidupan masyarakat.

img_title
VIVA.co.id
23 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut