Menteri PU Dody Hanggodo Sebut Dirinya Jadi Target Deep State: Dirjen Untouchable Itu Ada!

Menteri PU Dody Hanggodo
Sumber :
  • VIVA/Siska Permata Sari

Ia juga mengungkap sejumlah kejanggalan lain dalam laporan, termasuk data yang dinilai tidak masuk akal secara kronologi. Hal ini semakin memperkuat alasannya untuk melakukan pendalaman lebih lanjut sebelum mengambil langkah lanjutan.

img_title Warga Malaysia Keluhkan Asap Karhutla Pakai Bahasa Jawa, Sugiono: Kita Juga Merasakan Dampaknya

"Tapi secara pribadi, yang namanya deep state dan dirjen “untouchable” itu ada," ungkapnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski begitu, Dody menegaskan bahwa ia tidak akan terburu-buru membawa persoalan ini ke ranah hukum. Ia memilih untuk menunggu hasil lengkap dari Inspektorat Jenderal sebelum menentukan langkah berikutnya, termasuk kemungkinan pelibatan aparat penegak hukum (APH).

img_title Kepala Bakom Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik dan Masukan Masyarakat

Terkait penanganan temuan Rp1 triliun, ia sebelumnya menyatakan bahwa jika ditemukan indikasi tindak pidana korupsi, maka kasus tersebut akan dilaporkan sesuai mekanisme yang berlaku. Namun, ia juga menekankan bahwa pengembalian kerugian negara tetap menjadi prioritas awal.

Di sisi lain, Dody memastikan bahwa langkah-langkah pengamanan anggaran telah dilakukan, termasuk rotasi pejabat strategis dan penguatan sistem pengawasan internal. Ia juga berencana mengaktifkan komite audit guna memastikan proses pemeriksaan berjalan lebih transparan.

img_title Prabowo Buka Suara soal Ancaman MSCI, Tegas Bilang Indonesia Tak Gentar

Ia menilai, fenomena “deep state” menjadi tantangan serius dalam upaya pembenahan birokrasi, terutama di kementerian dengan anggaran besar seperti PU. Meski demikian, ia menegaskan komitmennya untuk tetap menjalankan proses bersih-bersih internal sesuai arahan pemerintah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ini hanya membuktikan bahwa deep state itu benar-benar ada dan mengganggu stabilitas pemerintahan,” ujar Dody.

Hingga kini, Kementerian PU masih menunggu hasil final dari Inspektorat Jenderal terkait temuan tersebut. Keputusan terkait langkah hukum maupun penetapan pihak yang bertanggung jawab akan ditentukan setelah seluruh data dan bukti terkumpul secara lengkap.

Presiden Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna (SKP) Dua Tahun Pertama Pemerintahan Kerja Nyata untuk Negeri

Kalkulasi Wacana Pemakzulan Gibran, Jimly Asshiddiqie: Faktor Terpentingnya Presiden Prabowo

Guru besar hukum tata negara Jimly Asshiddiqie membeberkan kalkulasi politik terkait wacana pemakzulan Gibran. Menurutnya, Presiden Prabowo memenag faktor kunci.

img_title
VIVA.co.id
26 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut