Plastik Makin Mahal, Harga Mainan Ikut Melonjak

Ilustrasi mainan dari plastik
Sumber :

"Pemilik toko tidak bisa tiba-tiba menaikkan harga secara tajam. Pelanggan sangat sensitif bahkan terhadap kenaikan kecil, terutama untuk barang non-esensial seperti mainan," lanjut Gupta.

img_title Pezeshkian Tegaskan Iran Tak Terkait Serangan Houthi ke Arab Saudi

Ia menambahkan bahwa sebagian pengecer memilih menahan kenaikan harga di kisaran 10 persen meski biaya pengadaan lebih tinggi, dengan cara mengorbankan margin keuntungan. Pedagang lain di Rani Jhansi Road juga mengungkapkan bahwa kenaikan harga terjadi hampir di semua jenis mainan, termasuk yang tidak sepenuhnya berbahan plastik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Hampir semua barang mengalami kenaikan harga. Bahkan mainan dengan kandungan plastik yang terbatas tetap bergantung pada kemasan, komponen, dan logistik yang sangat bergantung pada plastik dan bahan bakar. Produsen memberikan berbagai alasan, termasuk biaya bahan baku, tenaga kerja, dan transportasi," ujarnya.

img_title Iran Tak Lagi Percaya AS untuk Berunding, Ketegangan Kembali Memanas?

Para pedagang kini berusaha menyeimbangkan kenaikan biaya tanpa menurunkan minat beli. Banyak dari mereka memilih menaikkan harga secara selektif dan mengurangi margin agar volume penjualan tetap terjaga.

Namun kekhawatiran masih membayangi. Jika harga minyak mentah terus bergejolak dalam waktu lama, bukan tidak mungkin harga mainan akan kembali naik dalam beberapa minggu ke depan.

img_title Trump Tolak Proposal Iran Buka Kembali Selat Hormuz, Akankah Serangan Kembali Terjadi?

Untuk saat ini, para pelaku usaha memilih memantau perkembangan pasar global dan rantai pasok sambil berusaha menjaga harga tetap stabil bagi konsumen.

Presiden AS Donald Trump di Gedung Putih.

Trump Kembali Ancam Hancurkan Iran Jika Perundingan Perang Gagal

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan  dirinya akan segera memutuskan apakah akan "menghancurkan" Iran. Hal ini menyusul dengan penolakan proposal Iran

img_title
VIVA.co.id
1 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut