BNI Angkat Anak Buah Purbaya Jadi Komisaris

Gedung BNI
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, VIVA – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk alias BNI telah menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), dan memutuskan untuk menunjuk Febrio Nathan Kacaribu sebagai Komisaris Non-independen.

img_title OJK Ungkap Pelanggaran Pasar Modal Sepanjang 2026, Denda Tembus Rp1,5 Triliun

Diketahui, Febrio Nathan Kacaribu merupakan Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal Kementerian Keuangan, yang merupakan salah satu anak buah dari Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dilansir dari Keterbukaan Informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), pengangkatan Febrio sebagai Komisaris Non-independen BNI itu juga telah mendapat persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

img_title 15 Bank Ditutup OJK Sepanjang 2026, Ini Daftar Lengkap dan Lokasinya hingga Oktober

Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan, Febrio Kacaribu.

Photo :
  • M Yudha P / VIVA.co.id

Dimana, hal itu telah dituangkan oleh OJK di dalam Surat OJK No. SR-291/PB.13/2026 tanggal 17 April 2026.

img_title Jangan Asal Checkout Biar Gak Nyesel! Pahami Aturan Main Pakai Paylater

"Menyetujui pengangkatan Bapak Febrio Nathan Kacaribu sebagai Komisaris Non Independen Perseroan," sebagaimana disampaikan Manajemen BNI dalam Keterbukaan Informasi BEI, dikutip Senin, 20 April 2026.

Dengan demikian, berdasarkan keputusan RUPSLB BNI serta Surat OJK No. SR-291/PB.13/2026 tanggal 17 April 2026 itu, pengangkatan Febrio Nathan Kacaribu sebagai Komisaris Non-independen BNI pun akan berlaku efektif per tanggal 17 April 2026.

Sebagai informasi, sebelum menjabat sebagai Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal Kementerian Keuangan saat ini, Febrio diketahui merupakan Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan pada medio 2020-2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rekam jejak akademisnya dapat dilihat dari perolehan gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Indonesia (UI).

Selanjutnya gelar Master of International & Development Economics diraih Febrio dari Australian National University (ANU), sementara gelar Ph.D Ilmu Ekonomi nya diraih dari University of Kansas, Amerika Serikat (AS).

Ilustrasi - Bursa Efek Indonesia (BEI).

OJK Periksa 31 Emiten Sekaligus, Siapa yang Berikutnya Kena Sanksi?

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah melakukan pemeriksaan intensif terhadap 31 emiten di pasar modal Indonesia. Pemeriksaan tersebut menjadi perhatian karena dalan...

img_title
VIVA.co.id
1 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut