Kuartal I-2026, Astra Bukukan Laba Bersih Rp5,85 Triliun

Gedung Astra.
Sumber :
  • Dokumentasi Astra.

Jakarta, VIVA – PT Astra International Tbk membukukan laba bersih Rp5,85 triliun pada kuartal I-2026. Angka ini lebih rendah sebesar 16 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp6,93 triliun.

img_title Survei IPO: 66% Masyarakat Puas dengan Kinerja Prabowo

Presiden Direktur Astra Rudy menjabarkan pelemahan kinerja terutama berasal dari lini usaha alat berat, pertambangan, konstruksi, dan sektor energi yang mengalami tantangan saat ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Pada kuartal I-2026, laba Grup menurun terutama disebabkan oleh kontribusi yang lebih rendah dari divisi alat berat, pertambangan, konstruksi dan energi. Namun, bisnis-bisnis lainnya mencatatkan kinerja yang lebih baik, sehingga dapat mengimbangi sebagian dari penurunan tersebut,” ujar Rudy dalam keterangan tertulis, Kamis, 30 April 2026.

img_title Kreator Konten Indonesia Bidik Panggung Asia Tenggara, Industri Digital Kian Bernilai Ekonomi

Dia mengatakan, Dari sisi pendapatan, Astra membukukan Rp78,67 triliun pada tiga bulan pertama tahun ini, turun 6 persen secara tahunan dibandingkan Rp83,36 triliun pada periode yang sama tahun lalu. Penurunan terjadi pada beberapa lini usaha utama. Pendapatan dari penjualan barang turun 7,1 persen menjadi Rp53,74 triliun, sementara segmen jasa dan sewa melemah 6,19 persen menjadi Rp16,43 triliun.

Di sisi lain, bisnis jasa keuangan justru mencatat pertumbuhan 6,80 persen menjadi Rp8,49 triliun. Sejalan dengan penurunan pendapatan, beban pokok pendapatan juga ikut turun 4,72 persen menjadi Rp63,17 triliun, dibandingkan Rp66,30 triliun pada kuartal I-2025.

img_title Mau Buka Usaha? Jangan Cuma Siapkan Modal, Ini Langkah Penting agar Tak Salah Strategi

Rudy menilai ke depan kondisi pasar masih dibayangi ketidakpastian global, termasuk tensi geopolitik yang meningkat. “Kami akan terus mengelola tantangan jangka pendek secara cermat dan disiplin, dengan tetap fokus dalam menciptakan nilai bagi para pemangku kepentingan,” ujarnya.

Dari sisi neraca, total aset Astra tercatat Rp517,80 triliun hingga akhir kuartal I-2026, tumbuh 2,06 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Aset tersebut terdiri dari ekuitas sebesar Rp239,12 triliun dan liabilitas Rp224,68 triliun.

Ilustrasi UMKM

Punya Usaha Kecil? Ini 5 Cara agar Bisnis UMKM Makin Dikenal dan Dilirik Konsumen

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian masyarakat. Namun, membangun bisnis UMKM tidak cukup hanya…

img_title
VIVA.co.id
25 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut