Pendekatan Berbasis Data Ubah Cara Perusahaan Hadapi Regulasi

Ilustrasi bisnis
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, VIVA – Perubahan pendekatan dalam hubungan antara dunia usaha dan regulator semakin menekankan penggunaan data, transparansi, serta dialog yang lebih terstruktur. Sejumlah perusahaan kini memperkuat fungsi kebijakan dan advokasi agar lebih selaras dengan dinamika regulasi yang terus berkembang.

img_title Kepastian Regulasi Jadi Salah Satu Faktor Investasi Jalan Tol Tetap Menarik

Hal tersebut diungkap Dian Widyanarti, Head of Corporate & Regulatory Affairs Bentoel Group. ”Saya percaya bahwa regulasi yang efektif hanya dapat terwujud melalui keterbukaan, kepercayaan, dan dialog yang konstruktif lintas sektor, sehingga pada akhirnya dapat menciptakan dampak yang berkelanjutan bagi masyarakat dan ekosistem industri secara keseluruhan,” ujarnya, sebagaimana dikutip dari siaran pers, Rabu, 6 Mei 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dian sendiri empunyai pengalaman lebih dari dua dekade di bidang corporate affairs, ia dikenal mendorong pendekatan yang menghubungkan kepentingan industri dengan kebijakan publik melalui kerja sama lintas pihak.

img_title Menko Zulhas Dorong Sektor Lain Ikuti Langkah Cepat Kemenhut dalam Perdagangan Karbon

Di bawah kepemimpinannya, fungsi Corporate & Regulatory Affairs perusahaannya disebut mengembangkan pendekatan regulasi yang lebih berbasis data dan terukur. Pendekatan ini diarahkan untuk menjaga keseimbangan antara kepatuhan regulasi dan keberlanjutan operasional industri. 

Selain aspek kepatuhan, pendekatan tersebut juga dikaitkan dengan penguatan dampak sosial melalui program Empower Academy yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat dan inklusi ekonomi.

img_title Pacu Pembangunan Desa Anti Korupsi, LKPP Perkuat Tata Kelola & SDM Pengadaan

“Peran kami tidak hanya berhenti pada proses advokasi, tetapi juga bagaimana memastikan bahwa setiap dialog kebijakan dapat menghasilkan pemahaman yang lebih baik, berbasis data, serta mampu menjawab kebutuhan industri dan kepentingan publik secara seimbang,” kata perempuan yang baru saja meraih penghargaan Outstanding Leader in Regulatory Advocacy and Responsible Industry Policy dalam ajang Indonesia Leading Women Awards 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penghargaan itu sendiri diketahui diberikan kepada Dian Widyanarti pada 5 Mei 2026 atas perannya dalam memperkuat advokasi kebijakan yang bertanggung jawab serta konsistensi membangun dialog dengan regulator dan pemangku kepentingan industri.

Penghargaan tersebut diberikan kepada perempuan yang dinilai memiliki kontribusi dan dampak di berbagai bidang, serta menjadi bentuk apresiasi atas peran perempuan dalam mendorong perkembangan sosial dan ekonomi.

Ilustrasi fintech.

Patuhi Regulasi OJK, Indodana Fintech Tegaskan Komitmen Pada Prinsip Kehati-hatian

Penerapan prinsip kehati-hatian dan kepatuhan terhadap regulasi yang telah ditetapkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menjadi kunci kesuksesan bagi perusahaan fintech.

img_title
VIVA.co.id
28 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut