Raksasa Ritel Kembali Efisiensi, 1.000 Karyawan Terdampak

Ilustrasi minimarket
Sumber :
  • iStock

Jakarta, VIVA – Raksasa ritel Amerika Serikat (AS), Walmart memangkas atau merelokasi sekitar 1.000 posisi karyawan korporat sebagai bagian dari restrukturisasi internal perusahaan. Hal tersebut diungkap juru bicara perusahaan yang sekaligus mengonfirmasi jumlah posisi yang terdampak. 

img_title PHK Marak tapi Angka Pengangguran RI Kok Turun? Begini Penjelasan BPS

Sebelumnya, kabar ini lebih dulu dilaporkan The Wall Street Journal. Perusahaan menyebut langkah ini dilakukan untuk mengurangi duplikasi pekerjaan dan menyederhanakan struktur organisasi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal tersebut diumumkan melalui memo internal yang dikirim kepada karyawan oleh Chief Technology and Development Officer Walmart Suresh Kumar dan Executive Vice President AI Acceleration, Product and Design Daniel Danker.

img_title PHK di Singapura Tembus 4.800 Orang, Tertinggi Sejak Akhir 2020

Dalam memo tersebut, Walmart menjelaskan bahwa selama setahun terakhir, perusahaan telah menyatukan sistem kerja Walmart AS, Sam’s Club, dan bisnis internasional ke dalam satu platform global.

Walmart Store

Photo :
  • corporate.walmart.com

img_title Mendikdasmen Beri Kabar Baik! Guru Non ASN Tak Akan di-PHK Meski Tidak Lulus Tes CPNS

“Hal ini memungkinkan kami membangun satu kali dan mengembangkannya secara global, mempercepat inovasi, dan mengurangi duplikasi,” tulis manajemen dalam memo tersebut, sebagaimana dikutip dari Business Insider, Rabu, 13 Mei 2026.

Walmart mengatakan, pihaknya menemukan beberapa tim yang mengerjakan pekerjaan serupa, sehingga perusahaan memutuskan melakukan penyederhanaan organisasi.

“Kami telah membuat perubahan untuk menyederhanakan bagaimana pekerjaan diorganisasi, memperjelas kepemilikan tugas, dan menyelaraskan peran dengan pekerjaan serta keterampilan yang kami butuhkan ke depan,” tulis memo tersebut.

Restrukturisasi itu mencakup pembaruan sejumlah posisi, penggabungan tim, serta penyesuaian lokasi kerja untuk beberapa peran tertentu. Walmart juga menyebut sebagian karyawan akan mendapat peluang promosi ke posisi yang lebih luas.

Namun perusahaan mengakui perubahan tersebut berdampak pada sejumlah pekerja. “Beberapa pekerjaan telah dikonsolidasikan dan beberapa peran dihapuskan, dan kami memahami hal ini berdampak nyata terhadap individu dan tim,” lanjut isi memo.

Walmart mengatakan, perusahaan akan membantu karyawan terdampak untuk mencari peluang kerja lain di internal perusahaan jika memungkinkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagaimana diketahui, ini bukan pertama kalinya Walmart melakukan efisiensi tenaga kerja. Pada Mei tahun lalu, perusahaan juga memangkas sekitar 1.500 karyawan korporat dengan alasan mengurangi kompleksitas organisasi.

Untuk per Januari 2026, Walmart sendiri memiliki sekitar 2,1 juta karyawan di seluruh dunia.

The Walt Disney Company

Raksasa Hiburan Disney Bersiap PHK Massal, Perusahaan Kejar Penghematan Besar-besaran

Disney dikabarkan mempertimbangkan PHK ribuan karyawan dan meminta sejumlah manajer menargetkan penghematan biaya tahunan hingga 20 persen. Baca di sini

img_title
VIVA.co.id
3 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut