Gubernur BI Optimis Nilai Tukar Rupiah Bakal Stabil

Gubernur BI, Perry Warjiyo, Konferensi Pers Hasil Rapat Berkala KSSK IV-2025
Sumber :
  • [tangkapan layar]

Jakarta, VIVA – Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo optimistis nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) akan kembali stabil.

img_title Rupiah Memerah di Rp 17.513 Namun Diprediksi Menguat Ditopang Konsumsi Domestik & Keyakinan Konsumen

"Yakin stabil," ujar Perry usai menghadiri rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 18 Mei 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ilustrasi rupiah dan dolar

Photo :
  • VIVA/Davro

img_title BI Laporkan Keyakinan Konsumen ke Ekonomi RI Meningkat di Agustus 2026, Cek Datanya

Namun demikian, Perry tidak dapat memastikan kapan rupiah akan bergerak stabil.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa melaporkan kepada Presiden Prabowo terkait kondisi ekonomi Indonesia dalam keadaan bagus, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) juga cukup aman untuk mendukung program prioritas.

img_title Rupiah Menguat ke Rp 17.590 usai Rilis Cadangan Devisa Agustus 2026 dan Ancaman Iran soal Infrastruktur Minyak di Teluk

Selain itu, ia juga menyebut bahwa pondasi fiskal Indonesia dalam keadaan bagus. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan lebih melakukan sosialisasi kepada pasar modal, dan investor.

"Kondisi ekonomi bagus, anggaran juga bagus enggak ada masalah, fondasi ekonomi betul-betul bagus. Cuma nanti sosialisasi-sosialisasi lebih bagus ke pasar, ke investor juga seperti apa," kata Purbaya.

Lebih lanjut, Purbaya menyampaikan pemerintah sudah masuk ke pasar obligasi untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.

Secara bertahap, pemerintah akan meningkatkan nilai investasi terhadap surat utang. Dengan demikian, aliran modal asing kembali masuk ke Indonesia dan diharapkan dapat memperkuat posisi rupiah.

Purbaya juga mengatakan bahwa dalam waktu dekat akan dibacakan strategi fiskal berdasarkan arahan Presiden Prabowo.

Mata uang Dolar AS

Photo :
  • VIVA.co.id/M Ali Wafa

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nilai tukar (kurs) rupiah pada penutupan perdagangan hari ini melemah jadi Rp17.668 per dolar AS dari sebelumnya Rp17.597 per dolar AS.

Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada hari ini juga bergerak melemah ke level Rp17.666 per dolar AS dari sebelumnya Rp17.496 per dolar AS. (Ant)

Ilustrasi rupiah dan dolar AS.

Rupiah Melemah ke Rp 17.585 Dibayangi Tekanan Harga Minyak Dunia terhadap Ketahanan Fiskal RI

Hingga pukul 09.01 WIB rupiah ditransaksikan di Rp 17.585 per dolar AS. Posisi itu melemah 38 poin atau 0,22 persen dari posisi sebelumnya di level Rp 17.547 per dolar AS

img_title
VIVA.co.id
11 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut