Bekali Keterampilan Wastra, Dekranas Gelar Bimtek bagi UMKM Alor

Dekranas.
Sumber :
  • Dokumentasi Kemendagri.

Alor, VIVA – Ketua Harian Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Tri Tito Karnavian secara resmi menutup Bimbingan Teknis (Bimtek) Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di bidang wastra, Selasa (19/5/2026) sore. Acara yang bertajuk "Pelatihan Pembuatan dan Pemanfaatan Pewarna Alami" itu berlangsung di Sentra Tenun Gunung Mako, Desa Alor Besar, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT).

img_title BEI Kaji Insentif Pajak bagi Emiten, Bidik Lebih Banyak UMKM untuk IPO

Penutupan tersebut ditandai dengan penyerahan cinderamata Dekranas oleh Tri kepada para narasumber Bimtek. Selanjutnya, Tri berdialog secara aktif dengan para peserta yang mayoritas merupakan anak muda. Selain itu, ia juga meninjau proses pembuatan pewarna alami serta pembuatan tenun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada kesempatan tersebut, Tri banyak menyimak sekaligus menyarankan agar kerajinan tenun dapat dikembangkan sesuai dengan kemajuan zaman. Dengan demikian, selain memiliki nilai budaya, kerajinan tenun tersebut juga dapat diminati oleh anak muda.

img_title Hadirkan 50 UMKM, SMEXPO Regional Bekasi 2026 Luncurkan Katalog Digital PFpreneur untuk Perluas Akses Pasar Produk Lokal

Sementara itu, Direktur Sinkronisasi Urusan Pemerintahan Daerah (SUPD) III Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Pembangunan Daerah (Bangda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Fauzan Hasan menjelaskan, Bimtek tersebut digelar melalui kerja sama antara Dekranas, Kemendagri, dan Nautika Foundation. Kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman, keterampilan teknis, serta mengembangkan inovasi produk berbasis pewarna alami.

"[Upaya ini kami harap mampu] mendorong praktik produksi yang ramah lingkungan dan berkelanjutan," ujar Fauzan selaku panitia acara tersebut.

img_title Pertamina Bawa 5 UMKM Lokal Buka Peluang Pasar Global di ASCOPE 2026

Ia menambahkan, para peserta yang terlibat merupakan generasi muda yang tengah merintis maupun mengembangkan usaha berbasis potensi lokal dan produk ramah lingkungan. Melalui upaya ini, diharapkan kreativitas dan semangat berwirausaha dapat ditumbuhkan sejak dini.

Turut hadir pada acara tersebut Sekretaris Umum TP PKK Pusat Lusje Anneke Tabalujan bersama para pengurus TP PKK lainnya, para pengurus Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi), Wakil Ketua Dekranasda Provinsi NTT Vera Johni Asadoma, Ketua Dekranasda Kabupaten Alor Lidya Siawan Winaryo, Direktur Nautika Foundation Hansen OI, serta pihak terkait lainnya. (LAN)

Ilustrasi pedagang UMKM

Persaingan UMKM Makin Ketat, Pelaku Usaha Kecil Perlu Lebih dari Sekadar Modal

Persaingan usaha yang semakin ketat membuat pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) membutuhkan lebih dari sekadar tambahan modal untuk bertahan dan berkembang.

img_title
VIVA.co.id
2 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut