Harga Bitcoin Terjun Bebas, Analis Peringatkan Risiko Koreksi Lebih Dalam

Bitcoin.
Sumber :
  • CNBC Internasional

Jakarta, VIVA – Harga Bitcoin kembali mengalami tekanan pada perdagangan terbaru setelah gagal bertahan di atas level penting US$75.000. Kondisi ini membuat aset kripto terbesar di dunia tersebut melanjutkan tren pelemahan dan memicu kekhawatiran investor terhadap potensi koreksi yang lebih dalam.

img_title Nasib Bitcoin di September 2026

Dalam beberapa sesi perdagangan terakhir, Bitcoin terus bergerak di zona bearish seiring meningkatnya tekanan jual di pasar kripto global. Penurunan harga juga terjadi di tengah sentimen pasar yang masih belum stabil serta aksi ambil untung dari para trader.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bitcoin sempat turun menembus level US$74.200 sebelum akhirnya jatuh hingga di bawah US$73.000. Harga terendah terbaru tercatat di level US$72.470 atau sekitar Rp1,29 miliar, sebelum akhirnya bergerak konsolidasi.

img_title Blockchain Kini Tak Hanya untuk Kripto

Saat ini, Bitcoin masih diperdagangkan di bawah level US$74.000 atau sekitar Rp1,31 miliar dan berada di bawah indikator rata-rata pergerakan sederhana 100 jam. Kondisi tersebut menunjukkan tekanan bearish masih cukup kuat dalam jangka pendek.

Analis menilai, Bitcoin berpotensi mencoba bangkit apabila mampu bertahan di atas level support US$72.000 atau sekitar Rp1,28 miliar. Namun, jalan menuju pemulihan diperkirakan tidak akan mudah karena masih ada sejumlah level resistensi penting yang harus ditembus.

img_title Investasi Bitcoin vs Emas, Mana yang Bikin Cepat Kaya? Begini Perbandingan Keuntungan dan Risikonya

"Level perlawanan terdekat berada di kisaran US$73.750 atau sekitar Rp1,31 miliar. Selain itu, terbentuk pula garis tren bearish yang memperkuat tekanan di area tersebut," demikian dikutip dari TradingView, Jumat, 29 Mei 2026.

Jika Bitcoin mampu menembus level US$74.500 atau sekitar Rp1,33 miliar, harga berpotensi melanjutkan kenaikan menuju US$75.150 atau sekitar Rp1,33 miliar. Bahkan, jika momentum penguatan berlanjut, Bitcoin bisa menguji level US$75.500 hingga US$76.200.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun sebaliknya, apabila gagal menembus area resistensi tersebut, Bitcoin diperkirakan kembali mengalami tekanan jual. Support terdekat saat ini berada di level US$72.500 atau sekitar Rp1,29 miliar. Sementara support utama berikutnya berada di area US$72.000.

Jika tekanan jual semakin besar, harga Bitcoin berpotensi turun menuju US$71.200 atau sekitar Rp1,27 miliar. Bahkan analis memperingatkan Bitcoin bisa merosot hingga level US$70.500 atau sekitar Rp1,25 miliar dalam waktu dekat.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut