Rupiah Melemah, Begini Tips Atur Pengeluaran

Ilustrasi mata uang Rupiah.
Sumber :
  • Pixabay/IqbalStock

Jakarta, VIVA – Penurunan nilai tukar rupiah berpotensi menyebabkan kenaikan harga barang dan jasa. Karenanya penting untuk mengelola keuangan secara cermat agar kebutuhan utama keluarga bisa tetap terpenuhi.

img_title Rupiah Memerah di Rp 17.513 Namun Diprediksi Menguat Ditopang Konsumsi Domestik & Keyakinan Konsumen

Perencana keuangan Rista Zwestika CFP, WMI dari platform edukasi dan layanan konsultasi keuangan Finante.id menyampaikan pentingnya pengaturan pengeluaran berdasarkan prioritas pada masa nilai tukar rupiah melemah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dalam kondisi nilai tukar rupiah melemah dan berpotensi mendorong kenaikan harga sejumlah kebutuhan, masyarakat perlu lebih disiplin dalam mengatur prioritas pengeluaran," kata Rista saat dihubungi, Senin, 8 Juni 2026.

img_title 3 Zodiak Ini Diprediksi Ketiban Rezeki Besar Hari Ini, Keuangan Makin Beruntung

Rista menjabarkan pentingnya penetapan prioritas pengeluaran dan penyiapan cadangan dana ​​​​​​​guna mengamankan kondisi keuangan keluarga semasa kondisi ekonomi kurang baik. 

Menurut dia, pos pertama yang harus dijaga adalah pos pengeluaran untuk pemenuhan kebutuhan pokok, yang mencakup makanan, transportasi, pendidikan, kesehatan, dan pembayaran tagihan rutin rumah tangga. Pengalokasian dana untuk pemenuhan kebutuhan pokok dan pembayaran tagihan rutin rumah tangga mesti diprioritaskan.

img_title Sempat Hadapi Masa Sulit, 4 Shio Ini Diprediksi Makin Kaya dan Beruntung di Akhir 2026

Mereka yang memiliki utang atau kewajiban membayar cicilan, ia mengatakan, sebaiknya berusaha membayar tepat waktu untuk menghindari tambahan beban berupa bunga maupun denda.

Rista juga menyarankan pengalokasian dana darurat sebagai bantalan keuangan untuk menghadapi risiko yang tidak terduga seperti penurunan pendapatan, kehilangan pekerjaan, dan pemenuhan kebutuhan mendesak.

Selain itu, dia mengemukakan perlunya mengevaluasi kembali pengeluaran untuk keperluan konsumtif dan keperluan yang tidak mendesak ketika kondisi perekonomian sedang kurang baik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pengeluaran yang bersifat konsumtif atau tidak mendesak sebaiknya dievaluasi kembali hingga kondisi lebih stabil," ujarnya.

Menurut dia, evaluasi pengeluaran diperlukan untuk menjaga keseimbangan anggaran keuangan rumah tangga dan mencegah tekanan keuangan yang lebih besar di kemudian hari. (Ant)

Ilustrasi zodiak

3 Zodiak Ini Bakal Banjir Rezeki, Saatnya Nikmati Hasil Kerja Keras

Sejumlah zodiak disebut akan mendapat keberuntungan dan rezeki sepanjang tanggal 7 hingga 13 September 2026. Di momen ini saatnya nikmati hasil kesuksesan

img_title
VIVA.co.id
11 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut