Penguatan Rupiah Turut Ditopang Kesepakatan Final Perdamaian Iran-AS

Kolase Foto Mojtaba Khamenei dan Donald Trump
Sumber :
  • Reuters

Jakarta, VIVA – Nilai tukar rupiah di pasar spot pada Senin pagi, 15 Juni 2026, diperdagangkan di level Rp 17.776 per dolar AS. Posisi itu menguat 84 poin atau 0,47persen dari posisi sebelumnya di level Rp 17.860 per dolar AS.

img_title Rentetan Serangan Houthi Guncang Arab Saudi, Apa yang Sebenarnya Mereka Inginkan?

Analis mata uang Doo Financial Futures, Lukman Leong mengatakan, penguatan rupiah dipicu harapan perdamaian di Timur Tengah antara Amerika Serikat (AS) dengan Iran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Rupiah berpotensi kembali menguat terhadap dolar AS, di tengah meningkatnya harapan perdamaian di Timur Tengah memicu sentimen risk-on dan penurunan pada harga minyak mentah dunia," kata Lukman dalam keterangannya, Senin, 15 Juni lalu 2026.

img_title Penyebab Rupiah Melemah Hari Ini, Serangan di Arab Saudi hingga Harga Minyak Dunia Meroket Jadi Biang Kerok

Ilustrasi mata uang Rupiah.

Photo :
  • Pixabay/IqbalStock

"Indeks dolar AS turun oleh laporan bahwa kesepakatan damai interim antara AS-Iran telah tercapai," ujarnya.

img_title Houthi Makin Kuat dan Bikin Arab Saudi Khawatir, Seberapa Canggih Kekuatan Militernya?

Mengutip Sputnik, kesepakatan final antara Iran dan Amerika Serikat akan disahkan melalui resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB).

Sebagaimana dilaporkan kantor berita Iran, Mehr, kabar itu mengutip rancangan nota kesepahaman antara Teheran dan Washington.

Sebelumnya, Wakil Menteri Luar Negeri Iran, Kazem Gharibabadi memastikan, nota kesepahaman antara Iran dan AS telah rampung dan dijadwalkan ditandatangani di Swiss pada Jumat, 19 Juni 2026.

Berdasarkan rancangan tersebut, AS juga berkomitmen untuk tidak mencampuri urusan dalam negeri Iran, serta menghormati kedaulatan Republik Islam Iran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, rancangan tersebut mengatur bahwa pembukaan Selat Hormuz baru akan dilakukan dalam waktu 30 hari setelah nota kesepahaman ditandatangani oleh kedua pihak.

Berdasarkan faktor tersebut, rupiah diperkirakan bergerak di kisaran Rp 17.750—Rp 17.850 per dolar AS. (Ant).

Ilustrasi rupiah dan dolar AS.

Rupiah Dibuka Melemah ke Rp17.948 per Dolar AS, Inflasi AS Jadi Pemicu

Rupiah melemah 45 poin ke Rp17.948 per dolar AS pada hari ini, Kamis 15 Oktober 2026. Kenaikan inflasi AS memperkuat ekspektasi kebijakan hawkish The Fed.

img_title
VIVA.co.id
15 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut