Pembiayaan Syariah yang Inklusif Hadir untuk Perempuan Prasejahtera

Ilustrasi pembiayaan.
Sumber :
  • Freepik

Jakarta, VIVA – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan layanan pembiayaan yang tidak hanya inklusif, tetapi juga sesuai dengan prinsip-prinsip syariah.

img_title Upaya Mencetak Kader Penggerak Perempuan yang Solid dan Berkontribusi Bagi Masyarakat Kalbar

Langkah ini menjadi bagian dari upaya PNM untuk memperluas akses keuangan bagi masyarakat prasejahtera, khususnya perempuan pengusaha ultra mikro yang membutuhkan modal usaha sekaligus pendampingan berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Komitmen tersebut tercermin dari dominasi pembiayaan berbasis syariah dalam portofolio PNM. Hingga saat ini, 73 persen dari total pembiayaan yang disalurkan PNM telah menggunakan skema syariah melalui program PNM Mekaar Syariah.

img_title Makin Tua Makin Bahagia, 5 Hal yang Baru Disadari Perempuan Setelah Menginjak Usia 40

Capaian tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap layanan keuangan yang mengedepankan prinsip keadilan, transparansi, dan kebermanfaatan.

PNM Mekaar Syariah

Photo :
  • Istimewa

img_title 9 Perempuan Dibawa KKB di Mimika, TNI Bergerak Cari hingga ke Pelosok Papua

Layanan tersebut didukung oleh jaringan yang luas, mencakup 58 kantor cabang dan lebih dari 4.000 unit layanan Mekaar yang tersebar di 36 provinsi, 456 kabupaten/kota, hingga menjangkau lebih dari 3.700 desa dan kelurahan di seluruh Indonesia.

Direktur Bisnis dan Sumber Daya Manusia PNM, Henry Yunus Kamang Pangemanan, mengatakan bahwa pengembangan pembiayaan syariah bukan semata menghadirkan alternatif produk keuangan, melainkan bagian dari misi PNM untuk menciptakan pemberdayaan yang lebih dekat dengan kebutuhan dan nilai yang diyakini masyarakat.

“Pembiayaan syariah memiliki peran strategis dalam memperluas inklusi keuangan sekaligus memperkuat pemberdayaan masyarakat. Melalui produk berbasis syariah, kami tidak hanya memberikan akses permodalan, tetapi juga menghadirkan pendampingan dan penguatan kapasitas usaha agar nasabah mampu tumbuh secara berkelanjutan, meningkatkan kesejahteraan keluarga, serta memberikan dampak sosial bagi sekitar,” ujar Henry dalam keterangan tertulisnya, Jumat 26 Juni 2026.

Berbeda dengan pembiayaan konvensional, pembiayaan syariah di PNM dijalankan berdasarkan prinsip dan akad dengan mengedepankan transparansi dalam transaksi, menghindari unsur riba, gharar, dan maysir, sehingga memberikan rasa aman dan nyaman bagi nasabah.

Lebih dari sekadar pembiayaan, PNM juga membangun ekosistem pemberdayaan melalui pendampingan usaha, pelatihan, pengembangan karakter, serta peningkatan literasi keuangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pendekatan tersebut menjadi kekuatan utama PNM dalam mendampingi perempuan prasejahtera agar mampu mengembangkan usaha, meningkatkan pendapatan keluarga, dan naik kelas secara bertahap.

Dengan dukungan lebih dari 43 ribu Account Officer PNM Mekaar yang sebagian besar merupakan perempuan dan lulusan SMA sederajat, PNM optimistis pembiayaan syariah akan terus menjadi instrumen penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut