Akses Global Jadi Kunci UMKM Indonesia Naik Kelas

Ilustrasi Pengiriman Paket DHL Express
Sumber :
  • dok. istimewa

Jakarta, VIVA – Di tengah pertumbuhan ekonomi dan konektivitas perdagangan global yang semakin erat, UMKM Indonesia berada pada posisi strategis untuk naik kelas ke pasar internasional.

img_title Punya Usaha Kecil? Ini 5 Cara agar Bisnis UMKM Makin Dikenal dan Dilirik Konsumen

Dengan kontribusi lebih dari 60 persen terhadap perekonomian nasional, UMKM tidak hanya menjadi fondasi domestik, tetapi juga memiliki potensi besar sebagai penggerak ekspor masa depan.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Artinya, sektor ini menyimpan peluang besar untuk menjadi pendorong utama pertumbuhan ekspor ke depan. Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mencapai 5,11 persen pada 2025 semakin memperkuat dorongan bagi pelaku usaha untuk menembus pasar global. 

img_title Luncurkan Teras Pelajar Sumut Berkah, Bobby Nasution Siapkan Ruang Kreativitas dan Pengembangan Bakat Siswa

Namun, tantangan kini tidak lagi soal kesiapan produksi. Bagi banyak UMKM, hambatan utama justru terletak pada akses ke jaringan distribusi global serta kemampuan logistik yang bisa mengikuti pertumbuhan bisnis.

VP Commercial DHL Express, Poppy Ariani Indonesia menegaskan bahwa peluang bagi UMKM Indonesia semakin terbuka seiring meningkatnya konektivitas perdagangan global.

img_title Mulai 25 Oktober! Diskon 50 Persen Biaya Marketplace untuk Pelaku UMK, Ini Aturannya

“Permintaan global itu ada dan terus berkembang. Kuncinya sekarang adalah akses, cepat, konsisten, dan kompetitif,” kata Poppy dalam keterangannya, Selasa, 30 Juni.

Ia menambahkan, konektivitas dan keandalan logistik kini bukan lagi sekadar fungsi pendukung, melainkan bagian dari strategi bisnis.

Perubahan ini tercermin dari pergeseran pola pengiriman. Jika sebelumnya UMKM identik dengan pengiriman skala kecil, kini semakin banyak bisnis Indonesia yang bergerak ke volume lebih besar dan bernilai tinggi.

Sementara, Senior Technical Advisor DHL Express Indonesia, Ahmad Mohamad mengatakan perkembangan ini terlihat di pasar, mencerminkan semakin besarnya skala perdagangan global serta kompleksnya kebutuhan logistik global.  

“Kita melihat pergeseran yang jelas. Dari pengiriman skala kecil ke volume besar. Ini menunjukkan bahwa bisnis Indonesia tidak hanya masuk ke pasar global, tetapi mulai berkembang di dalamnya,” katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Ahmad, keterbatasan akses terhadap solusi logistik yang mampu mengikuti skala pertumbuhan bisnis masih menjadi tantangan, dan hal ini turut mengubah cara pelaku usaha bersaing di pasar global.

“Keunggulan tidak lagi soal siapa yang memulai lebih dulu, tetapi siapa yang mampu berkembang lebih cepat dan konsisten. Keandalan menjadi pembeda,” jelas Ahmad. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut